Corazón

Corazón

  • WpView
    LECTURAS 77
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 23, 2024
"Jangan pernah berjanji kalau akhirnya lo ingkari. Kenapa tuhan kasih harapan padahal dari awal tuhan tau itu cuma kebohongan?!" Orang bilang satu hal paling menyakitkan dalam hidup manusia itu adalah kehilangan. Tidak salah, tapi Abrazar tidak sepenuhnya setuju. Yang lebih menyakitkan dan Abrazar benci dari kehilangan ialah kebohongan. Badan gagah dan wajah tampan yang selalu berekspresi dingin nan datar itu selalu berhasil menutupi sosok Abrazar yang sesungguhnya. Sosok yang sebenarnya juga rapuh dan butuh pelukan, sosok yang sebenarnya juga lemah dan bosan menelan pahitnya kekecewaan. Samudera, satu-satunya tempat 'pulang' dan bersandar bagi Abrazar, satu-satunya manusia yang pernah menjanjikan kebahagiaan bagi Abrazar, dan satu-satunya orang yang menjadi alasan bertahan bagi Abrazar. Namun dalam satu kedipan mata, kemana sosok itu menghilang? Sekejam itukah takdir mempermainkan Abrazar? Setega itukah tuhan hingga tidak membiarkan Abrazar bahagia? Hingga akhirnya, kehadiran Geondra De Casa, seseorang yang tak Abrazar kenal tanpa izin memasuki dunia suram miliknya dan sialnya, apapun yang ada dalam diri Geo sedikit banyak mengganggu Abrazar. Ini hanya kebetulan, bukan? Tidak, Abrazar tidak cukup gila untuk mempercayai novel fiksi tentang orang yang berpindah jiwanya. Tapi bagaimana bisa sosok asing ini begitu mirip dengan Samudera? "Dera, gue capek. Gue bingung. Lo dimana, Samudera? Gue ingin percaya lo akan kembali. Tapi jika memang gue salah, plis bawa gue pergi sama lo!" - Abrazar Maldava Alterio. "Zar, percaya sama gue. Gue nggak akan pernah pergi, kecuali Tuhan yang meminta gue kembali." - Samudera Maldava Alterio.
Todos los derechos reservados
#2
abangadik
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bukan Cerita Kita
  • Aseano Samudra [End]
  • acalapati
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Peluk Aku, Tuan
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  •  HAZELA

"Mampus! Baru tau rasa kan hidup sama ibu bikin lo menderita? kalau udah gitu, lo mau apa, Dar? Mau nebeng hidup bareng gue sama Papah? Kedengarannya emang jahat, tapi gue minta, lo jangan masuk ke kehidupan kita lagi. Asal lo tau, kita udah punya keluarga kecil yang bahagia." Satya berucap tajam pada adik kecilnya Darma yang juga sedang menatapnya gamang. Satya menghela napas memalingkan wajah melihat mata bulat itu memerah dan berkaca hendak menangis, satu yang pasti Satya bisa melihat kekecewaan mendalam pada sinar redup sang adik. Satya dan Darma adalah kakak beradik yang dulu sangat dekat. Namun segalanya berubah saat Darma memilih ikut sang ibu, yang kini memiliki anak dari laki-laki lain. Bagi Satya, itu adalah pengkhianatan. Sejak saat itu, hubungan mereka retak. Satya menyimpan benci, sementara Darma hanya bisa mencoba memperbaiki yang sudah rusak. Mereka memang masih bersaudara,tetapi apakah itu cukup untuk menyatukan dua hati yang terlanjur terluka?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido