Hiraeth
  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 21, 2024
"Darimana saja kamu? ini sudah malam. Mau jadi jalang kamu? IYA!!?" Suara bentakan itu terdengar di telinga Zoya. para Abang nya hanya menatap nya jijik,tanpa berniat menenangkan ayahnya. "Saya baru pulang les ." jawabnya datar. "HALAH ALESAN." bentak ayahnya lagi. mau sekuat apapun ia membela dirinya, semua orang tetap tidak akan percaya padanya. padahal,semua yang dikatakannya itu sesuai kenyataan. "Kalau anda tidak percaya juga, saya tidak perduli. Permisi." Ucapnya meninggalkan semua orang yang menatapnya tajam di ruang tamu. apakah dia bisa bertahan dengan sifat keluarganya? Ia harus bertahan. Itulah janjinya pada Tuhan. Ia hanya menunggu saatnya untuk dipanggil oleh-Nya. Sad or Happy End?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#905
badgirl
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Zenna Story
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • I'm promise with you
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • ALZEA (TERBIT)
  • Breathe
  • ARKALYA (END)
  • Amour (COMPLETE)

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan