Ayra, di Antara Senja dan Rahasia

Ayra, di Antara Senja dan Rahasia

  • WpView
    LETTURE 11
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, mar 24, 2025
Bisakah Ayra menemukan alasan untuk bertahan, meski dunia terus menolaknya? Atau pada akhirnya, ia akan tenggelam dalam luka-luka yang ia ciptakan sendiri? "Ayra" adalah kisah tentang kehilangan, pencarian makna, dan harapan yang nyaris padam. Tentang seseorang yang mencoba bertahan di dunia yang terasa terlalu keras, dan tentang seseorang yang tanpa sadar menjadi cahaya di tengah kegelapan itu.
Tutti i diritti riservati
#114
kepribadianganda
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • Dalam Mercusuar [END]
  • Auriga [END]
  • Waktu?
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Tanpa Rumah
  • "Hidup di Tengah Kehancuran"
  • Unspoken Things Over Dinner Tables

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti