I'm Ibel

I'm Ibel

  • WpView
    Bacaan 343
  • WpVote
    Undian 55
  • WpPart
    Bahagian 8
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Rab, Sep 11, 2024
WpInfo
Fiksyen
Romantika
"Setiap luka pasti ada obatnya kan? dan kamu mampu jadi obat luka aku. Aku siap buat terluka, tapi aku mau obatnya cuma kamu." - Mahen "Kata kamu aku obat bagi luka kamu? itu semua salah mahen. Yang ada kamu obat bagi luka aku, tanpa ninggalin jejak sedikitpun." - Ibelia Ibelia putri baskara, nama lengkap dari seorang gadis yang sedikit ada masalah dalam hal mentalnya. Dia yang sering overthinking, gampang nangis dan mudah menyalahkan diri sendiri. Ibelia memiliki trauma yang membuat dirinya susah untuk percaya pada orang lain. Tapi semenjak kenal dengan pria bernama Areksa Mahendra, dia mampu jadi diri nya sendiri. Ternyata dibalik masalahnya itu semua, ibelia adalah gadis yang ceria, humoris dan sedikit jail. Semua yang ada padanya akan selalu dipuji oleh mahen. Mahen mampu membuktikan ibelia berhak mendapat cinta sehebat itu darinya.
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Breathe
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • From Aleeza!
  • Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake]
  • Sejenak Luka
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi