Fatamorgana

Fatamorgana

  • WpView
    LECTURAS 47
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 8, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Hei bangunlah perpustakaan ini sebentar lagi tutup," Diera terbangun dengan wajah linglung, yaampun dia tertidur di meja perpustakaan umum. Cepat-cepat Diera merapikan tumpukan buku-bukunya. Setelah selesai ia segera beranjak untuk pergi namun tangannya di cekal pemuda tadi yang membangunkannya. "Kalo boleh tau siapa namamu?" ---------------------------------------- "Tidak ap-apa kamu aman di sana pergilah Diera. Lupakan aku," ucap pemuda itu dengan nada sedih. Diera yang tadi menunduk langsung mengangkat kepalanya. "Kau gila? Bagaimana caranya aku bahagia bila tanpamu dieimu Harsa !?!" "Tidak apa-apa Diera sembuhla lalu bersenang-senaglah dengan keluarga, teman dan nikmatilah kebersamaan itu" ujar Harsa dengan senyum tulus. "Tidak Tidak itu tidak akan terjadi, biarlah aku mengidap penyakit ini asalkan bisa terus bersamamu Harsa." _______________ "Diera, nanti kalau kamu udah bisa lupain aku, aku minta tolong rasakan kebersamaan keluarga dan teman ya. Cari teman yang benar-benar teman agar kamu tidak kesepian"
Todos los derechos reservados
#14
fatamorgana
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BABAK TERAKHIR
  • Our Emergency Calls
  • RIRI NATARI [END]
  • ALEYA~~
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Deberìa Redirme? (End)
  • ALONE
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • dimana janji tersebut

Ini bukan cerita cinta yang sempurna, bukan juga tentang pertemanan yang saling membunuh satu sama lain. Tapi ini tentang Adira Aluna Carissa yang akan dan selalu menjadi kesayangan orang-orang terdekatnya. "Adira itu perempuan pertama yang berhasil buat gue jatuh cinta, kalau gue kehilangan dia itu sama aja kayak gue kehilangan separuh napas gue." - Harshendra Vasilio. "Adira itu adik satu-satunya gue, nggak ada yang boleh sakitin Adira, orang yang bikin Adira sakit ataupun sedih, dia akan berurusan sama gue." - Farraas Shailendra. "Adira yang yakinin gue buat terima project itu, Adira yang bangkitin rasa percaya diri gue disaat gue sendiri pun ngga percaya sama diri gue sendiri." - Reanna Magnolia. "Gue inget, Adira pernah bilang ke gue buat jangan pernah nyerah sama apapun yang terjadi di hidup gue, dia udah gue anggap adik gue sendiri." - Alaric Melviano. "Adira Aluna Carissa, lo yang selalu semangatin gue disaat semangat belajar gue mulai turun karena merasa jenuh, gue sayang sama lo, Dira." - Fayyana Zemira. "Lo orang yang selalu ingetin gue buat makan yang teratur, karena lo inget kalau gue punya riwayat asam lambung." - Nadira Rosie. "Gue emang capek waktu disuruh Harshendra ngajarin lo, Dir. Karena lo tuh ada aja tingkahnya, tapi jujur itu yang bikin gue kangen sama lo." - Williard Reinhard.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido