Fatamorgana

Fatamorgana

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 8, 2025
"Hei bangunlah perpustakaan ini sebentar lagi tutup," Diera terbangun dengan wajah linglung, yaampun dia tertidur di meja perpustakaan umum. Cepat-cepat Diera merapikan tumpukan buku-bukunya. Setelah selesai ia segera beranjak untuk pergi namun tangannya di cekal pemuda tadi yang membangunkannya. "Kalo boleh tau siapa namamu?" ---------------------------------------- "Tidak ap-apa kamu aman di sana pergilah Diera. Lupakan aku," ucap pemuda itu dengan nada sedih. Diera yang tadi menunduk langsung mengangkat kepalanya. "Kau gila? Bagaimana caranya aku bahagia bila tanpamu dieimu Harsa !?!" "Tidak apa-apa Diera sembuhla lalu bersenang-senaglah dengan keluarga, teman dan nikmatilah kebersamaan itu" ujar Harsa dengan senyum tulus. "Tidak Tidak itu tidak akan terjadi, biarlah aku mengidap penyakit ini asalkan bisa terus bersamamu Harsa." _______________ "Diera, nanti kalau kamu udah bisa lupain aku, aku minta tolong rasakan kebersamaan keluarga dan teman ya. Cari teman yang benar-benar teman agar kamu tidak kesepian"
All Rights Reserved
#2
diera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RIRI NATARI [END]
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Deberìa Redirme? (End)
  • BABAK TERAKHIR
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Our Emergency Calls
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Love Affair : My Destiny
  • Maaf' (Revisi)

"hai cantik" sapa seorang pria Riri yang sedang membaca novelnya langsung berdiri dari bangku taman karena terkejut dengan suara berat seseorang "Hem maaf kamu siapa?" Bukannya menjawab pria itu malah semakin dekat, riri yang menyadari akan hal itu Langsung mundur satu langkah tapi sayangnya tidak bisa karena ada bangku taman yang sempat ia duduki tadi "Kamu mau apa?" Pria itu seakan tuli, dan langkah nya semakin dekat, tatapan nya pun semakin dalam menatap dirinya, Riri semakin takut 1 2 3 Cup Riri melotot dengan wajah cantik nya, dan tangannya langsung memegang kening nya "Imut" setelah mengucapkan itu pria tersebut langsung pergi begitu saja, seakan lupa apa yang sudah ia perbuat kehidupan bisa berubah Riri Natari seorang gadis Yang selalu menyimpan kesedihan di depan teman-teman nya dan memasang topeng senyum andalan nya. Riri selalu sedih dengan kesendirian tanpa hangat nya keluarga, kasih sayang, pelukan, dukungan, itu semua tidak dimiliki Riri, jadi anak broken home bukan ke inginan nya, tapi semua berubah setelah seorang pria hadir dalam hidupnya. jadi yang penasaran sama ceritanya Langsung baca ya, ada quotes nya bagus banget. salam sukses -Tia Safitri-

More details
WpActionLinkContent Guidelines