and than I Met You

and than I Met You

  • WpView
    GELESEN 7
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Juni 18, 2024
Suatu malam mengharuskan Nakeisha melepaskan Zevan, laki-laki yang gencar mendekatinya selama tiga bulan terakhir, laki-laki yang belum sempat dimilikinya. Namun, malam yang sama mempertemukannya dengan Albiru, seorang laki-laki dingin namun memikat, yang perlahan mulai mengubah jalan hidupnya. Namun, mampukah Albiru menjadi obat bagi luka lama Nakeisha?
Alle Rechte vorbehalten
#12
zevan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • LALA
  • Zeefazka
  • Senja di Langit Uluwatu
  • Aza's Story
  • LOVE for TIME
  • IKHLAS DALAM DOA (Revisi-On Going)
  • Figuran Bebas
  • 3 Dimensi
  • Amor Almira
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien