The Little Philosopher : Next Generation

The Little Philosopher : Next Generation

Season 10 of 10
  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 15, 2025
Venesya, seorang gadis remaja berusia 11 tahun, pindah dari kota romantis Venesia, Italia ke sebuah kota kecil di Indonesia karena pekerjaan ayahnya. Awalnya, Venesya merasa canggung dan kesulitan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan barunya. Namun, kecintaannya pada filsafat membantunya melihat dunia dari perspektif yang berbeda. Di sekolah barunya, Venesya bertemu dengan sekelompok teman yang awalnya tidak memahami minatnya pada filsafat. Namun, melalui diskusi dan perdebatan yang cerdas, Venesya mulai menarik perhatian teman-temannya, terutama seorang siswi bernama Syifa yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Seiring berjalannya waktu, Venesya dan Syifa mulai menjelajahi pertanyaan-pertanyaan besar tentang kehidupan, keberadaan, dan moralitas. Mereka memimpin kelompok diskusi filsafat kecil di sekolah, yang menarik minat lebih banyak siswa. Melalui percakapan mereka, Venesya mengajarkan teman-temannya cara berpikir kritis dan reflektif. "The Little Philosopher: Next Generation" adalah kisah tentang penemuan diri, persahabatan, dan kekuatan berpikir kritis. Venesya tidak hanya menemukan tempatnya di dunia yang baru, tetapi juga menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk berpikir lebih dalam dan bertindak demi kebaikan bersama.
All Rights Reserved
#30
sekolahdasar
WpChevronRight
Series

The Little Philosopher Universe

  • The Little Philosopher
    Season 1
    38 parts
  • The Little Philosopher : Elicia In Wonderland
    Season 2
    7 parts
  • The Little Philosopher : The Last Poem Of Lia
    Season 3
    7 parts
  • The Little Philosopher : Cheryl and Stoicism
    Season 4
    7 parts
  • The Little Philosopher : Radit and Dark Impulsive
    Season 5
    7 parts
  • The Little Philosopher Mei and Dita With A Dream Of Musician
    Season 6
    7 parts
  • The Little Philosopher : Siti In Kansas City
    Season 7
    7 parts
  • The Little Philosopher : Inherit Of Kant
    Season 8
    7 parts
  • The Little Philosopher : All About God
    Season 9
    7 parts
  • Season 10
    56 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Little Philosopher : I Have A Dream
  • GUILTY AS SIN
  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Cayzo: Resonansi Rahasia
  • Tenang bertemu Riuh
  • organisasi mempertemukan kita
  • Ripples in the Riverside {BL} S1 ✅
  • First and Last

Sheza, seorang siswi cerdas dan kritis kelas 6 SD, memiliki mimpi besar yang jarang terbayangkan oleh anak seumurannya: menjadi seorang pengajar dan filsuf. Sejak kecil, ia terpesona oleh pertanyaan-pertanyaan mendalam seperti, "Mengapa kita harus berbuat baik?" atau "Apa arti kebahagiaan sejati?". Meski sering dianggap "aneh" oleh teman-temannya karena kebiasaannya merenung dan menulis pemikiran di buku hariannya, Sheza tak pernah kehilangan semangat. Ia yakin bahwa filsafat bukan hanya untuk orang dewasa, dan setiap orang berhak mencari jawaban atas keingintahuannya. Dukungan terbesarnya datang dari Bu Dian, guru kelasnya yang melihat bakat Sheza dan mendorongnya untuk tidak takut bermimpi. Namun, jalan Sheza tidak mulus. Sebagai anak perempuan dari keluarga sederhana, ia harus berjuang melawan anggapan bahwa "cita-cita tinggi" seperti menjadi filsuf hanyalah khayalan. Bahkan, sang kepala sekolah pernah meragukan niatnya saat Sheza mengusulkan diskusi filsafat sederhana untuk teman-teman sekelasnya. Segala rintangan justru menguatkan tekad Sheza. Dengan bantuan Bu Dian, ia mulai membagikan pemikirannya melalui ceramah kecil di perpustakaan sekolah, mengajak teman-temannya berdiskusi tentang keadilan, keberanian, dan arti meraih mimpi. Perlahan, semangatnya menginspirasi banyak orang, bahkan menarik perhatian media lokal yang memberitakan kisah "guru cilik filsafat". Di akhir cerita, Sheza menyadari bahwa menjadi pengajar bukan hanya tentang berdiri di depan kelas, melainkan tentang keberanian untuk terus bertanya, mendengar, dan tumbuh bersama. Mimpi besarnya baru saja dimulai, dan ia pun bersumpah: suatu hari nanti, dunia akan mendengar nama Sheza-si filsuf kecil yang mengubah cara berpikir banyak orang, satu pertanyaan pada suatu waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines