ZERGAN
  • WpView
    Reads 592
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 4, 2025
Sebuah pisau menembus kulit yang sudah keriput tepat di area jantung. Darah berhamburan kemana-mana membuat suasana menjadi lebih mencekam. Ruangan yang gelap menjadi saksi bisu bagaimana sengit nya seorang psikopat membunuh targetnya dengan keji. Sedari tadi ada seseorang yang yang sedang memainkan pisau yang berhamburan darah kental merah pekat, bau anyir menyeruak masuk tepat ke indra penciuman seseorang yang memakai masker hitam dengan topi hitam sebagai penghalang,tato berlambang naga menjadi pusat perhatian di tangannya. Naga hitam melilit pedang! "Mati lo anjing! Lo ngga pantes idup di dunia ini setelah apa yang lo perbuat di dunia selama ini! Bahkan neraka terlalu indah buat jelmaan hina kayak lo ser!" Sebelum benar-benar pergi, sosok bertopi hitam itu menendang jasad yang sudah tak terbentuk itu. "Selamat jalan anjing birahi-ku," Ucap pelan lelaki misterius itu dengan kekehan pelan di akhir. Lalu lelaki itu pun pergi meninggalkan jasad yang sudah tak terbentuk, bahkan kepalanya saja sudah terpisah dengan tubuh. Organ-organ tubuh seperti jantung, hati, usus, berceceran di lantai dengan sebagian bagian tubuhnya yang sudah di makan oleh srigala buas yang sedari tadi sudah mengaung kelaparan. Ini sungguh mengerikan! ....... Zergan menunduk dengan keringat yang membanjiri pelipis nya. Kaos oblong hitamnya sudah basah akibat keringat yang bercucuran deras. Pelipisnya banjir keringat yang membuat ia semakin bersinar karena terkena paparan matahari. Sumpah, tuhan menciptakan sosok ini sempurna. Tak ayal banyak perempuan yang gemar mendekati nya. *** Ini tentang kisah psikopat yang ada romance di dalamnya. Ini juga tentang seorang psikopat yang berani jatuh cinta pada seorang gadis cantik.
All Rights Reserved
#115
zergan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • ZERGAN
  • BROKEN HEART [END]
  • Psikopat Digital? [End]
  • Elio's Obsession [END]
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • Poison Of Love
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • His Fiero

"Merindukanku, sayang?" Suara itu. Senyuman iblis itu. Wajah yang tersenyum seolah tak berdosa yang pria itu tunjukkan membuat hati Renggana mendadak berubah menjadi remah roti yang siap hancur kapan saja. "Ba-bagaimana kau bisa ada disini?" "Itukah kalimat pertamamu untuk suamimu ini sayang? Setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu?" "Kau bukan suamiku!" teriak Renggana emosi. Baginya, pria berwajah bak dewa itu bukanlah suaminya. Dia hanya iblis yang terkurung dalam tubuh manusia. Terdengar suara geraman dari mulut laki-laki tersebut. Rahangnya nampak jelas mengeras hingga otot wajahnya menegang. Gemertak gigi yang saling bergesekan seolah membuat seluruh syaraf tubuh Renggana mendadak mati. Perempuan itu benar-benar ketakutan. "Cukup Nana. Jika kau lanjutkan cara bicaramu yang seperti ini. Akan kupastikan hari ini semua temanmu akan menjadi tunawicara." Pias sudah wajah perempuan yang baru saja menginjak usia 24 tahun tersebut. Wajahnya pucat pasi karena tahu itu semua bukanlah sekadar ancaman saja. Apa yang dikatakan oleh Edzsel pasti akan menjadi kenyataan. "Kemarilah ... dan semua temanmu akan kubiarkan hidup dengan tenang." Tangan lelaki itu terulur kedepan. Menawarkan perlindungan pada istrinya yang masih terlihat ketakutan bahkan walau hanya berdekatan saja dengannya. Renggana masih diam terpaku dan memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa selamat dari genggaman pria gila ini. Tapi mengingat nyawa kawan-kawannya menjadi taruhan, tak pelak membuat Renggana memilih untuk menyerah saat ini. Dia berjalan gontai mendekat kepada suaminya, yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan sembari menatapnya. Terinspirasi dari lagu "Lily" Alan Walker. Nb: Sudah prnah kujelaskan di story sebelah ya (Kita: Judges), kalau aku itu gk terlalu like sm tipe manipulatif yg tdk terkalahkan. Jd di sini, protagonisnya emang bkn tipe yg diem2 bae di posesifin, oke? Aku gk suka kalau perempuannya lemah.😂 Ya ... dicoba baca dulu lah biar tahu:v Cover by Can

More details
WpActionLinkContent Guidelines