Aliyah's Wishes

Aliyah's Wishes

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 13, 2024
Gigi gigi gadis itu bergemeletuk, marah, murka. Lantas seringai menyeramkan terulas di bibirnya. Dia mengeluarkan sebuah pena kayu berwarna kecoklatan. Sedikit gemetar, dia menulis di belakang foto itu. "Aku ingin mengambil rupa Anastasia Frida dan akan bahagia karenanya." Dipandanginya dengan puas hasil coretan tangannya sebelum lantas mengeluarkan sebuah pemantik. "Aku ingin mengambil rupa Anastasia Frida dan akan bahagia karenanya...," ulangnya, masih mendesis merapal mantra yang diyakininya akan memberikan kebahagiaan yang ia dambakan selama ini. Ujung foto terbakar mulai menggeliat termakan api mewujud menjadi abu hitam dan melumat habis kertas di tangannya. Api yang sama membayang berkobar di mata Aliyah. Keriuhan dari luar kamar mandi mengusiknya. Aliyah menjatuhkan sisa terakhir lembaran foto yang terbakar ke dalam kloset dan menekan tombol yang melarut hanyutkan sisa abu kertas foto. "Ada apa?!" Tanya Aliyah kepada seorang staf yan tengah berlari dengan panik. "Anastasia Frida, sesuatu terjadi kepadanya. Wajahnya tiba tiba saja membengkak dan luka luka!" terang orang itu singkat seraya berlalu terburu.
All Rights Reserved
#19
ronyparulian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Villainess Illusion
  • Alleya dan Dunia Novelnya (TERBIT)
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • ALYA
  • Beautiful Disaster
  • Stay (Away)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines