Serpihan
  • WpView
    LECTURES 186
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., janv. 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Sinopsis Kamu yang datang secara tiba-tiba. Sepasang mata teduh yang memberi ruang untuk merasakan rasa nyaman, diantara ribuan manusia yang berada disekitarku. "Aku menemukanmu sebagai serpihan yang telah lama hilang, Ta." Apakah waktu bisa membuat kita saling memiliki? Atau hanya ditakdirkan bertemu tanpa bersatu? ☾☼ A story by: Rizky
Tous Droits Réservés
#648
arka
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • [END] Blind Rainbow
  • You Are Mine [Terbit]
  • Sinful (Tamat)
  • you again ✔
  • Restu Tuhan
  • Destiny.
  • INTAKU STORY
  • Untuk Hati Yang Sudah Meminta
  • Trapped in a wound
  • As Time Allows

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu