Kala Itu Di Yogyakarta

Kala Itu Di Yogyakarta

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 17, 2024
"Bawalah lukamu ke Jogja, biar Jogja yg menyembuhkan. Tapi, jangan jatuh cinta di Jogja" Bagaimana bisa sebuah kota bisa menyembuhkan sebuah luka, tpi kita di larang untuk jatuh cinta di dalamnya? bukan kah itu tidaklah adil? Yogyakarta, 16 Maret 1998. Kota yang indah, suasananya juga sangat sejuk. Tidak heran, kota ini selalu di juluki "Istimewa" bagi siapapun yg pernah kesini. Jogja itu punya pemikat, siapapun yang pernah menginjakkan kaki nya ke tanah Jogja, sudah di pastikan ia ingin kembali, dan kembali lagi. Seperti aku sekarang ini, sudah lama tidak menghirup udara Jogja. Jogja, aku kembali. tapi aku membawa luka, luka yg aku sendiri tidak tau bagaimana caranya untuk aku sembuhkan. Jogja, tolong sembuhkan luka ku ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trapped in a wound
  • Jogja Punya Sepasang Rahasia
  • Luka Yang Tak Terobati [TERBIT]
  • Bukan Negeri Dongeng
  • DUNIA HAMPA
  • Alana | Treasure
  • Ik Hou Weer Van Je
  • PRIHAL RUMAH DAN SEISINYA | ENHYPEN
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓

Jangan diliat dari cover readers! Jika sebuah luka menghampiri, tentu kau akan mengobatinya bukan? Kalaupun fisik yang terluka, kau pasti akan mengobatinya pada sang dokter ataupun ahli kesehatan. Tapi, jika yang terluka itu tidak dapat di raba atau diliat, namun dapat dirasakan. Siapa yang akan mengobatinya? Luka macam apa itu! "Gak usah sok peduli lo sama gue. Gue hanya benalu disetiap hubungan orang." "Lo kenapa sih? Gua care sama lo apa itu salah?" "Salah besar, cukup sudah luka yang selama ini gue pendam sendirian semakin dalam. Dan gua harap lo gak makin memperdalamnya. Ngerti lo?" Yaa, seorang gadis remaja yang begitu rumit akan menghadapi masalahnya sendiri. Luka yang selama ini belum kering kembali basah. Sekeji itukah lukanya? Tapi, siapa biang dari semua ini? Udahlah, gak usah dipikirin readers😂 Follow aja cerita nya yaa😊 @cilciliaanggrainiputri Follow juga akun ig aku: cilciliaanggraini24 Thanks yaa😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines