We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lucid Dream

Lucid Dream

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 21, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ini, bukan hanya tentang sadar di dalam mimpi. Ini tentang "kesadaran", bahwa di dalam mimpi, ada banyak rahasia dan keseimbangan antara dunia nyata dan dunia mimpi yang harus di jaga. Kesadaran, tentang antara batas kewarasan yang harus digantung oleh kenyataan yang mencekik dan tentang bahwa di dalam kesadaran yang digantung pun, ada mimpi yang harus di capai. Aretha, Vanessa, Hanabi, Regin, Leopord, Evallo, dan Sebastian akan memberi tahu padamu, tentang kewarasan yang harus dijaga di dalam mimpi, dan mimpi yang harus di gapai dalam kehidupan yang bersifat mimpi yang mencekik. --------------------------- Note : Cerita ini terdapat banyak kata-kata kasar dan aksi yang tidak patut di tiru di dunia nyata! Dimohon untuk para pembaca menanggapi hal tersebut dengan bijaksana...!! "Salam sayang Author yang seindah istana bulan Celestial," -attha_nandra-
All Rights Reserved
#8
luciddream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • [END] The Cold Princess
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Evanescent
  • THE BROKEN CONCORD
  • Constellation Ecliptic
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Mahkota Phoenix: Awal Dari Permulaan S1|End (Revisi)

short story. seorang anak tak pernah meminta kepada orangtua nya untuk dilahirkan, pun sama hal nya seperti orangtua yang tak ingin anaknya terlahir menjadi manusia yang cacat. namanya, Longshen, putra bungsu dari tiga bersaudara yang terlahir tidak sekuat kedua kakak laki-lakinya. cacat, tidak memiliki emosi, dan selalu disebut sebagai aib dari keluarga. _________ bagi Yuan wudi, terlahir sempurna adalah sebuah malapetaka. malapetaka yang siap untuk meledak kapan saja dan dimana saja. diagungkan, dipuja-puja, disanjung, dianggap sebagai sebuah aset yang berharga, ternyata tak semembahagia-kan yang sempat dia duga. justru... ini semua cenderung menyebalkan. __________ "Meskipun aku tidak menginginkan kesempurnaan ini, bukan berarti aku harus disandingkan dengan orang cacat seperti dia!" itu adalah kalimat pertama yang Longshen dengar saat kakinya menginjak istana megah yang selama ini orang-orang idamkan. namun tak seperti mereka, pemuda itu justru lebih merindukan kamar tidurnya daripada harus terjebak bersama pria yang tampaknya, memiliki tabiat dan kebiasaan marah-marah. "Aku juga tidak mau jika harus menikah dengan orang pemarah seperti kau, wahai pangeran." balasan itu bukan hanya mengejutkan Yuan wudi, melainkan seluruh anggota dua keluarga yang saat ini tengah menyaksikan pertengkaran keduanya. "Meskipun kau tidak meminta maaf, tapi aku sudah memutuskan untuk memaafkan ucapan mu barusan. Selain karena aku sudah kebal dengan kata-kata penuh hinaan itu, kebetulan aku juga sudah mengantuk. Jadi, bisa berikan jawabanmu sekarang juga? Cukup dengan berkata, ya atau tidak." "Tidak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines