back to 90
  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 19, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
kembali ke tahun 90-an? Ovi dengan segala masa remaja yang penuh konflik mencari jati diri tiba tiba kembali ke tahun 90?! Berawal dari sebuah toko roti tiba tiba di perkebunan?! Ini gue yang akhirnya Beneran gila atau gimana? Berusaha menjalani hidup di tahun yang bahkan dia sendiri belum lahir. Dan ia malah bertemu orang tuanya? Seumuran dengannya? "Ohhh jadi Lo yang katanya mirip si cupu? Nggak mirip pun. Lo lebih jelek" "Lo siapa seenaknya ngatain gue jelek?! Asal Lo tau ya monyet. gue itu cakep! Mirip mami!" "Kalo mami Lo cantik, Lo ga bakal gini bentukannya. Oh.. gue tau lo mirip bapak lo pasti" "Amit amit Gue mirip tu orang! Lo siapa sih? mancing emosi mulu heran?!" "Kasian ya bapak Lo punya anak kaya Lo. Pasti botak tuh palanya stress mikirin punya anak kaya Lo. Jelek, temprament, hobbynya tereak tereak gajelas. Ohhh iya btw gue Bagas sedikala yang paling ganteng seantero SMA Trisakti" "Wait, Bagas? Sedikala?" "Iye ngape? Naksir? Sorry ya lo bukan tipe gue" "Lo anaknya Burhan sama Siti?" "Seratus!! Lo kenal ortu gue?" "PAPI?!" _ _ _ Start 18 Juni 2024 Finish ??
Todos los derechos reservados
#305
timetravel
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Naughty Nanny
  • DIKANESHA
  • Javas Drexzer [END]
  • Love Enemy!
  • U'RE MINE [END]
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • My Friend Is My Strength
  • CINTA DAN RAHASIA
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • SPOILEDBOY

"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido