DIANTARA DOA DAN HARAPAN

DIANTARA DOA DAN HARAPAN

  • WpView
    Reads 2,577
  • WpVote
    Votes 1,383
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
*𝗗𝗜𝗔𝗡𝗧𝗔𝗥𝗔 𝗗𝗢𝗔 𝗗𝗔𝗡 𝗛𝗔𝗥𝗔𝗣𝗔𝗡 Athar dan Alya, dua hati yang bertemu di persimpangan takdir. Cinta mereka tumbuh dalam keheningan doa dan hangatnya kebersamaan. Namun, ada satu hal yang selalu menjadi batas di antara mereka-keyakinan yang berbeda. Bagi Alya, cinta adalah tentang saling memahami, saling menerima, dan berjalan bersama menuju satu tujuan. Tapi bagi Athar, cinta juga tentang komitmen kepada Tuhan dan keyakinannya. Di antara kebimbangan dan harapan, mereka terus berusaha mencari jalan, meski dunia berkata bahwa mereka tak seharusnya bersama. "Zay, kita beda agama..." kata Alya dengan ragu. Athar menggenggam tangannya erat. "Kita jalanin aja dulu ya, kita lihat ke depannya gimana." Apakah cinta bisa menyatukan perbedaan yang begitu besar? Ataukah doa-doa mereka hanya akan menjadi kenangan yang terukir dalam hati?
All Rights Reserved
#10
janganlupafollow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Doa yang Tak Sama
  • Tertulis Dalam Doa
  • Cinta Beda Agama
  • Aisyah
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Aku, Kamu & Keyakinan {On Going}
  • DALAM PERBEDAAN KITA DIPERTEMUKAN
  • ZARAIDEN [End]
  • Antara seamin dan seiman

"Apa yang kau lakukan ketika cinta dan iman tak berjalan di jalan yang sama?" Laras, seorang perempuan yang teguh pada prinsip dan keyakinannya, bertemu dengan Saka-laki-laki yang hangat, cerdas, dan begitu mencintainya. Mereka bertemu di tanah asing, tumbuh bersama dalam perbedaan, dan saling mencintai dalam diam yang dalam. Tapi satu hal tak pernah mereka bisa samakan: iman. Di antara doa yang tak serupa, sujud yang tak searah, dan harapan yang saling menahan, Laras dan Saka belajar bahwa cinta tak selalu cukup untuk menyatukan dua hati. Bahwa kadang, mencintai berarti membiarkan seseorang pergi, bukan karena berhenti mencinta, tapi karena memilih tetap setia pada Tuhan..

More details
WpActionLinkContent Guidelines