Story cover for R E A N by bubleyumi
R E A N
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 19, 2024
Rean Akbar. Bermata sipit tajam bak elang, berambut ikal hitam lebat dengan kulitnya yang putih, badan yang bagus bahkan tinggi itu adalah sosok laki-laki yang sangat disukai oleh kaum hawa. Sosoknya yang cuek menjadi kesan cool untuk Rean. Rean sangat tempramental. Susahnya dia adalah mengatur emosinya, bahkan omongannya yang sangat frontal dan toxic mampu membuat siapapun yang mendengarnya akan merasa perkataan Rean sangat kejam.

Rean itu sosok yang susah ditebak. Dirinya bahkan sangat suka perkelahian, dimulai dari tawuran, merokok, menjadi geng motor bahkan minum alkohol pernah menjadi dunianya. Dia tidak suka merasa kesepian, banyak kaum hawa yang menjadi inceran Rean hanya untuk mengisi kekosongannya. 

Dimata orang-orang Rean adalah cowo playboy, brengsek, dan tidak pantas untuk bahagia. Namun berbeda saat Rean bertemu dengan sosok perempuan yang entah kenapa membuat Rean mungkin merasa, bahwa perempuan itu dapat merubahnya. Bahkan saat bersama perempuan ini, dia merasa jika yang dia lakukan kali ini adalah hal yang langkah. Seperti bukan Rean yang biasanya.

Tetapi apakah benar jika Rean merasa bahwa perempuan ini tepat? atau mungkin sama seperti sebelumnya, bahwa sosok ini hanya untuk mengisi kekosongannya?
All Rights Reserved
Sign up to add R E A N to your library and receive updates
or
#200egois
Content Guidelines
You may also like
Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel by Ayu_nana
48 parts Complete Mature
"Merindukanku, sayang?" Suara itu. Senyuman iblis itu. Wajah yang tersenyum seolah tak berdosa yang pria itu tunjukkan membuat hati Renggana mendadak berubah menjadi remah roti yang siap hancur kapan saja. "Ba-bagaimana kau bisa ada disini?" "Itukah kalimat pertamamu untuk suamimu ini sayang? Setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu?" "Kau bukan suamiku!" teriak Renggana emosi. Baginya, pria berwajah bak dewa itu bukanlah suaminya. Dia hanya iblis yang terkurung dalam tubuh manusia. Terdengar suara geraman dari mulut laki-laki tersebut. Rahangnya nampak jelas mengeras hingga otot wajahnya menegang. Gemertak gigi yang saling bergesekan seolah membuat seluruh syaraf tubuh Renggana mendadak mati. Perempuan itu benar-benar ketakutan. "Cukup Nana. Jika kau lanjutkan cara bicaramu yang seperti ini. Akan kupastikan hari ini semua temanmu akan menjadi tunawicara." Pias sudah wajah perempuan yang baru saja menginjak usia 24 tahun tersebut. Wajahnya pucat pasi karena tahu itu semua bukanlah sekadar ancaman saja. Apa yang dikatakan oleh Edzsel pasti akan menjadi kenyataan. "Kemarilah ... dan semua temanmu akan kubiarkan hidup dengan tenang." Tangan lelaki itu terulur kedepan. Menawarkan perlindungan pada istrinya yang masih terlihat ketakutan bahkan walau hanya berdekatan saja dengannya. Renggana masih diam terpaku dan memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa selamat dari genggaman pria gila ini. Tapi mengingat nyawa kawan-kawannya menjadi taruhan, tak pelak membuat Renggana memilih untuk menyerah saat ini. Dia berjalan gontai mendekat kepada suaminya, yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan sembari menatapnya. Terinspirasi dari lagu "Lily" Alan Walker. Nb: Sudah prnah kujelaskan di story sebelah ya (Kita: Judges), kalau aku itu gk terlalu like sm tipe manipulatif yg tdk terkalahkan. Jd di sini, protagonisnya emang bkn tipe yg diem2 bae di posesifin, oke? Aku gk suka kalau perempuannya lemah.😂 Ya ... dicoba baca dulu lah biar tahu:v Cover by Can
𝐓𝐑𝐀𝐏𝐏𝐄𝐃 || 𝐎𝐆 by amandaayylie
27 parts Ongoing Mature
𝐖𝐚𝐫𝐧𝐢𝐧𝐠⚠︎ 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐡𝐨𝐥𝐨𝐠𝐢𝐜𝐚𝐥, 𝐝𝐚𝐫𝐤 𝐫𝐨𝐦𝐚𝐧𝐜𝐞, 𝐨𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧, 𝐟𝐨𝐫𝐞𝐞𝐝 𝐢𝐧𝐭𝐢𝐦𝐚𝐜𝐲, 𝐭𝐫𝐮𝐬𝐭 𝐢𝐬𝐬𝐮𝐞, 𝐦𝐚𝐧𝐢𝐩𝐮𝐥𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧, 𝐯𝐢𝐨𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞, 𝐦𝐚𝐭𝐮𝐫𝐞, 𝐦𝐚𝐧𝐚𝐜𝐞, 𝐜𝐨𝐧𝐭𝐫𝐨𝐥-𝐟𝐫𝐞𝐚𝐤, 𝐜𝐨𝐞𝐫𝐜𝐢𝐨𝐧, 𝐚𝐧𝐠𝐬𝐭, 21+ Seorang penjahat hanya korban yang kisahnya belum diceritakan, itulah Xavier. Tumbuh di bawah tangan yang kejam membuat sudut pandangnya pada dunia berubah. Jika ingin membuat orang tunduk bersimpuh, maka buat dia menghampiri kematian, jika ingin di takuti maka jadilah kematian itu sendiri. Dan semua itu membentuk dirinya menjadi seorang Mafia yang menguasai New York, membakar kota itu dalam semua aksi gelapnya. Pria itu menghadapi kematian setiap hari, namun tak ada yang tahu bahwa dia diam-diam berharap mati untuk melarikan diri dari kegelapan dunia. Hingga ketika ia sudah benar-benar lelah, seorang wanita menyelamatkan nyawanya dari kematian. Lalu sejak itu lah Xavier mencari tahu tentang wanita itu. Perlahan rasa penasarannya berubah menjadi hal rumit yang berujung obsesi. Satu hal yang selalu ia tanyakan dibenaknya adalah: "Mengapa masih ingin bertahan di dunia yang tak lagi utuh? Mengapa menyelamatkan aku disaat Tuhan pun rasanya tak ingin." [Tahap revisi] ⚠︎Cerita ini murni dari hasil pemikiranku⚠︎ 𝐖𝐫𝐢𝐭𝐭𝐞𝐧: 𝒜𝓂𝒶𝓃𝒹𝒶𝒶𝓎𝓎𝓁𝒾ℯ
You may also like
Slide 1 of 9
SLASHING PSYCHO: TRANSMIGRASI (END) cover
Babblegum Barbell Bar (END) cover
Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel cover
My cold boy  cover
𝐓𝐑𝐀𝐏𝐏𝐄𝐃 || 𝐎𝐆 cover
I'm Just an Extra cover
GASLIGHT ✓ cover
Reno or Ryan? (on going) cover
Masuk Kedalam Komik BL [END] cover

SLASHING PSYCHO: TRANSMIGRASI (END)

51 parts Complete

Masuk ke novel dark romance dengan pemeran utama pria seorang psikopat? Oke, itu sudah buruk. Masuk ke tubuh figuran yang seharusnya mati di bab enam? LEBIH BURUK LAGI. Ziva terbangun sebagai Zivanna, karakter latar yang seharusnya hanya muncul sekilas sebelum tewas di tangan pemeran utama pria, Leon. Tapi bukannya mati, dia justru menarik perhatian sang pemeran utama tampan dengan tingkahnya yang pecicilan. Masalahnya? Leon bukan sekadar pria dingin penuh pesona, dia juga seorang psikopat obsesif yang tidak segan-segan menghabisi siapa pun yang menghalanginya. Tapi bisakah seseorang benar-benar melarikan diri dari obsesi seorang psikopat? Apakah Ziva harus memilih kabur dari Leon dan mempertahankan nyawanya, atau tetap berada di sisinya dan menerima konsekuensi dari cinta seorang psikopat? "Oke, gue nyerah. Tuhan, tolong pulang kan ciptaan mu yang lucu nan mungil ini Tuhan. Gue gak mau jodoh gue seorang psikopat sinting."