Tiga sahabat perempuan yang telah bersama sejak kecil memegang satu janji sederhana: mereka akan menemukan cinta sejati dan menikah pada usia dua puluh lima tahun. Namun di usia dua puluh tiga, hidup justru membawa mereka ke arah yang tidak pasti. Di antara tawa, luka, dan keraguan, mereka bertiga tumbuh bersama. Diuji oleh cinta, dikuatkan oleh persahabatan, dan dipaksa oleh waktu untuk belajar menjadi dewasa. Ini bukan tentang siapa yang lebih dulu sampai pada janji. Ini tentang bagaimana mereka bertahan ketika cinta tidak datang sesuai rencana. "Aku bukan takut jatuh cinta, aku hanya takut kehilangan seseorang yang membuatku percaya cinta itu ada." - Nayshila Pricilia "Terkadang aku tertawa terlalu keras agar dunia tidak mendengar suara hatiku yang menangis." - Aulia Adreena "Kupikir logika akan menyelamatkanku dari luka, tapi ternyata, yang paling menyakitkan justru adalah menolak perasaan sendiri." - Graciella Silvia
More details