SUARA BIA (TAMAT)

SUARA BIA (TAMAT)

  • WpView
    Reads 15,711
  • WpVote
    Votes 404
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️
All Rights Reserved
#140
fobia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arunika
  • Paradise
  • Story About Him (SELESAI)
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Self Injury's(complete)✔
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • ALYA
  • Shena Aquella {SELESAI}.
Arunika

Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines