We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Labyrinth of Minds

Labyrinth of Minds

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2024
WpInfo
Fiction
Horror
Dunia itu penuh kejutan. Manusia belum memahami penuh tentang dunianya. Gimana jadinya kalau sebuah obat, sofa, lemari, kamera, semut, arloji, dan liontin dapat merubah sifat alamiah manusia? Lalu, apakah kalian percaya jika alam semesta ini diciptakan tidak hanya untuk manusia, hewan, dan tumbuhan? Banyak entitas-entitas asing yang sebenarnya eksis di kehidupan kita dulu, bahkan sampai saat ini dan mungkin hingga nanti (?) Kalau aku sih percaya, karena semuanya ada di dalam "Labyrinth of Minds". *update setiap malam Jumat
All Rights Reserved
#976
supranatural
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • Blood Tears
  • THE CHAOS WITHIN: AWAKENING [Volume I]
  • The Circle of Mystery
  • Quant (On Going)
  • 🐯🐰KTH  (  KU TERLUKA  ) JJK 🐰🐯
  • Zero Heart (KookV)
  • HAQ : Dream Universe
  • Kakel Ganteng -jjk✔

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines