Story cover for SECRET&TIME by sebastyana_
SECRET&TIME
  • WpView
    Reads 1,756
  • WpVote
    Votes 306
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 1,756
  • WpVote
    Votes 306
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jun 21, 2024
𝅄 ઇ★𝄞⨾𓍢ִ໋𐔌ྀི𓈒 ݁
"Maaa! Sekarang udah jaman modern ma. Nggak pake jodoh-jodohan lagi."

"Ini wasiat terakhir yang nenek kamu bilang Veyora."

Gadis itu meletakkan sendok makan menatap kedua orang tuanya. Apa dirinya terus-terusan menurut perkataan orang tuanya. Walaupun dalam hati yang paling dalam ia sangat ingin menolak perjodohan ini.

"Papaa..."

"Kamu mau nenek kamu nggak tenang di alam sana?"

"Heh nggaklah kualat aku nanti."

"Ya udah kamu terima aja. Lagi pula yang di jodohkan sama kamu itukan cucunya sahabat nenek."

Kata papanya Veyora, mereka harus melakukan ini karena inilah pesan terakhir dari nenek Veyora dengan sahabatnya jelas mereka bertindak bukan tanpa alasan.

Semasa hidup mereka waktu muda mereka sudah berjanji akan menjodohkan cucu mereka jika di antara mereka punya cucu perempuan atau laki-laki. 

"Masalahnya si cowok nggak suka cewek," monolog Veyora tangannya menggenggam sendok makan sangat kuat.

"Masa harus bersaing sama batang nggak level banget."

"Kamu ngomong apa kok mendumel sendiri?" Tanya mamanya heran.

"Nggak . Lagi ngapalin kisi-kisi ma."


𝅄 ઇ★𝄞⨾𓍢ִ໋𐔌ྀི𓈒 ݁

"Are you seriously dad?"

"Iyalah serius. Papi sama mami agak takut lihat kamu nggak pernah kenalin perempuan sama kami."

"It's not funny dad."

"Yang bilang ngelawak siapa?" Jawab papinya nyolot tidak mau kalah. "Untung oma kamu bilang hal ini. Jadi kami nggak pusing lihat kamu jomblo terus."

Matteo tidak menjawab terlihat jelas wajah kesal ia tunjukkan ke papinya.

"Ini demi kebaikan kamu Matteo."

Matteo hanya bisa mengangguk pasrah dengan berat hati ia harus menerima ini. Menggantikan posisi sepupunya yang tiba-tiba saja pindah ke Jerman. Jadi beginilah dirinya yang di jadikan tumbal perjodohan konyol neneknya itu.

Maminya mengelus rambut putranya dengan penuh kasih sayang. Semoga dengan perjodohan ini putranya tidak terjerumus ke hal-hal yang menyimpang. Sebab ia banyak melihat contoh anak-anak seumuran Matteo ti
All Rights Reserved
Sign up to add SECRET&TIME to your library and receive updates
or
#195orangtua
Content Guidelines
You may also like
Terima kasih Imajinasi [end] by hafifarun
38 parts Complete
Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?
Padam Nelangsa by friday-ukht
60 parts Ongoing Mature
[CERITA DIPRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM BISA BACA LENGKAP!] Bilwa, Gumaira Bilwani, Anak sekolah sekaligus anak seorang pelacur yang harus berjuang mencari pertolongan dari kakak satu-satunya yang berhasil melarikan diri agar terhindar dari bisnis prostitusi orangtuanya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut dan masa depannya hancur akibat ketamakan orangtua yang tega menghalalkan segala cara demi gemerlap dunia. Namun, bagaimana bila pertolongan bukan datang dari sang Kakak melainkan dari guru mengajinya yang menjodohkan Bilwa dengan sang putra, Sagara Senoditama, demi menyelamatkan marwah gadis itu? UPDATE SETIAP KAMIS ✨✨✨✨ "Kalian benar-benar orangtua biadab!" Ucapan dari belakang membuat ketiganya terkejut. "Saya tebus balik, Bilwani!" Ucapnya lagi dengan lantang. "Umi...?" "Dengan syarat, Setelah itu, Bapak bersedia menikahkan Bilwani dengan putra saya." ✨✨✨✨✨ "Saya nerima pernikahan ini bukan karena apa-apa selain Umi," Tambah Saga saat mereka melangkah kembali ke meja Umi Jana. Lalu mengapa Umi Jana mengatakan yang sebaliknya tentang pria itu? "Dan pilihanmu keliru buat jadiin Umi umpan kelicikanmu itu," Tambahnya tanpa melihat ke arah Bilwa. "Mungkin Umi bakal nerima, tapi saya enggak, nggak akan pernah." "Jadi... tugasmu cuma mikir sekali lagi," Ucap Saga menggantungkan kalimatnya. "Apa tetep mau lanjutin perjodohan ini kalau saya tawarkan kamu kehidupan rumah tangga rasa neraka?" •••••••••• 🥇🥇🥇 #1 Teenlit (3 Oct 2025)
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Aksara Lingga by Larisakuma08
59 parts Complete
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
You may also like
Slide 1 of 9
Terima kasih Imajinasi [end] cover
Padam Nelangsa cover
Bidadari Rasa Setan (End) cover
DEANDRA (Dangez Gang) cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
DANADYAKSA cover
Aksara Lingga cover
Best Of Name (END) cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover

Terima kasih Imajinasi [end]

38 parts Complete

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?