Unfinished Love

Unfinished Love

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 5, 2025
Aku kira semuanya telah usai sejak aku yang mengutarakan perasaanku dan kamu yang menolak ku setelah kita berdua lulus. Namun, sepertinya takdir kita tidak berhenti disana begitu saja. Senyuman indah yang kamu lontarkan padaku. Lagi lagi aku terjatuh, karena hal yang sama. Senyuman yang aku lihat, dan senyuman yang selalu kamu lontarkan padaku. Mungkin saat itu aku lebih memilih untuk tidak mengejar cintaku karena ada impian yang harus kukejar. Kini saat tiada lagi yang harus ku kejar selain perasaan yang kian membesar setelah pertemuan itu. Haruskah aku mengejarnya? Meluruskan kembali benang merah takdir diantara kita? Haruskah?
All Rights Reserved
#174
friendtolover
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • SalFlo
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • You're Here, But Not For Me
  • Summit (A Loveship #2)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Nothing Vain Love
  • Antara  [End]
  • Till I Meet You
  • Cerita Tentang Kita

Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam. Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun. Ini bukan kisah cinta biasa. Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh. Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh. Dan yang paling misterius dari semuanya: Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi? Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar: Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines