Serendipity's Path

Serendipity's Path

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 3, 2024
Anantari Yesha Wijangga, seorang mahasiswi berusia 20 tahun yang ceria dan penuh semangat, menjalani kehidupan yang penuh warna. Hidupnya berubah saat ibunya, Sela Yuanita, semakin dekat dengan teman lamanya, Senandika Manggala. Senandika, seorang arsitek sukses berusia 31 tahun yang bijaksana dan penuh perhatian, telah lama dekat dengan Sela. Ketika hubungan mereka semakin dalam, Anantari mulai mendengar desas-desus tentang kedekatan Senandika dan Sela yang lebih dari sekedar teman. Ini membuat Anantari merasa cemas dan tidak yakin dengan hubungan mereka. Yang paling membingungkan, apakah hubungan antara Sela dan Senandika benar-benar hanya persahabatan biasa, atau ada sesuatu yang lebih di balik kedekatan mereka yang belum terungkap? Akankah Anantari menemukan kebenaran yang sesungguhnya, atau justru menghadapi kenyataan yang mengejutkan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Antardhi
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Unwanted Wedding
  • BAYANGAN SANG KETUA
  • DELICATE
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]
  • Secret Love Letters [ TERBIT ]
  • ANANTHA

[DIMOHON BUAT READER'S SEBELUM BACA CERITA INI UNTUK TAHU KALAU INI MENCERITAKAN TENTANG TRANSMIGRASI YANG CUKUP KLISE. JADI JIKA ADA KALIMAT YANG SANGAT TIDAK MASUK AKAL MOHON DIMAKLUMI KARENA TIDAK AKAN ADA REVISI] sekian dari author. Arasya Putri Ghustav, gadis yang meninggal tepat di umurnya yang ke-17 tahun karena membantu seorang nenek nenek yang hendak menyebrang jalan. Yang tanpa gadis itu sadari dari arah kanan terdapat truk yang melaju kencang dan dalam sepersekian detik langsung menabrak tubuhnya. Untungnya saja nenek yang tadi ia tolong dengan cepat Arasya dorong ke tepi jalan membuat hanya tubuhnya saja yang terpental jauh hingga darah langsung merembes dari kepalanya yang terbentur aspal jalanan. Bukannya kesakitan, Arasya malah tersenyum di sela-sela kesadarannya. Karena ia merasa beban yang dipikulnya selama ini sudah tidak ia rasakan lagi. Tanpa gadis itu ketahui kalau jiwanya malah mengalami transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis cupu yang sering dibully dan sangat dibenci oleh kedua abang kembarnya. Keajaiban memang seringkali ada di sekitar kita, sang nenek yang sudah Arasya dorong kepinggir jalan, keadaan nya tidak kenapa-napa hanya luka kecil sedikit. "Sungguh mulia hati mu nak, kau akan hidup kembali dengan bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah," ucap nenek-nenek itu lalu menghilang, namun sebelum itu sang nenek menyempatkan melihat tubuh Arasya yang sudah dikerumuni banyak orang, "semoga hidup keduamu membuatmu menemukan kebahagiaan nak." Mau baca? Tolong follow akun author dulu ya readers tersayang. MAU PLAGIAT? SINI KALAU BERANI DASAR TUKANG COPAS HASIL KARYA ORANG.

More details
WpActionLinkContent Guidelines