ODD LOVE II

ODD LOVE II

  • WpView
    Reads 42,028
  • WpVote
    Votes 1,056
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kesalahan yang dilakukannya berapa tahun lalu membuat Fea banyak berubah. Keceriaan dan penuh kebahagiaan kini tidak lagi terlihat pada dirinya. Hidupnya kini hanya berfokus untuk mengobati kekecewaan yang dulu dia torehkan pada Papanya. Tetapi, bahkan ketika tahun-tahun berlalu serta segala upaya yang dia lakukan untuk mengikhlaskan semua yang telah terjadi. Nyatanya, jauh dari lubuk hatinya, Fea masih tetap ada di sana, masih dengan seluruh perasaan yang dia pendam selama ini. (Disclaimer: Cerita ini untuk usia di atas 21 tahun karena hampir di setiap babnya akan ada adegan dewasa‼️)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Behind Your Smiles (END)
  • SERENADA BIRU (End)
  • Self Injury's(complete)✔
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Alam
  • [End] Ending Scene
  • Yes, I'm Strong! [COMPLETED]
  • Fei 2: A Step Forward

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines