Pulang
  • WpView
    Reads 2,832
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 26, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
8 tahun setelah Shilla dan Raka berpisah tanpa sempat menyatakan perasaan masing-masing, mereka berdua menjalani hidup tanpa kehadiran satu sama lain. Shilla bekerja sebagai fotografer--cita-cita impiannya--di sebuah studio ternama Indonesia, sementara Raka sibuk mengurus bisnis ayahnya di Paris, Prancis. Mereka memang tampak asyik dengan kehidupan mereka yang baru, namun sebenarnya, mereka masih menyimpan gelisah. Mereka masih memendam penyesalan. Mereka masih punya luka yang tertoreh di dalam hati. Di tengah konflik, perdebatan hati, dan ego masing-masing, mereka sama-sama mengakui; mereka belum sanggup melupakan satu sama lain. Bagaimanakah akhir kisah mereka? . Pulang. Ditulis berdasarkan novel karya pertama saya yang berjudul Inikah Rasanya Cinta (Media Pressindo, 2014) "Mencintaimu itu terlalu mudah, melupakanmu terlalu sulit." Sampul: https://b-ssl.duitang.com/uploads/item/201504/30/20150430222340_QKSRw.png
All Rights Reserved
#20
fotografer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Maafkan Aku
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Disappointment
  • The Regret

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines