Shoot! and Go [SungJake]

Shoot! and Go [SungJake]

  • WpView
    Reads 1,552
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 15, 2025
Wabah virus aneh menyebar di seluruh Kota besar Weros, satu-satunya tempat yang aman adalah Kota Fore. Namun kota itu sangat jauh dari kota besar bernama Weros. Untuk itu perlu waktu lama agar sampai ke pelabuhan yang menuju Kota Fore, untuk saat ini pelabuhan itu masih berada di zona aman dari para monster. Alih-alih menunggu helikopter tentara untuk menyelamatkan orang-orang untuk menuju pelabuhan, Raymond dan Kavin lebih memilih menuruti ego mereka hanya berdua saja untuk menuju pelabuhan dengan mobil. Menurut mereka, dalam situasi ini kenapa mereka harus mempercayai pemerintah yang tidak becus. Orang-orang itulah yang menyebabkan semua ini.
All Rights Reserved
#11
kavin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEADLOCK : THE TOWER [END✓]
  • Crimson Dawn : Echoes Of The Fallen
  • FROM SCHOOL TO CITY (END)
  • Fatal Trouble ><Enhypen end✓
  • NECROPOLIS
  • the viruZ 7.8.10 |Nct Dream [End]✓

Ketika wabah zombie menyerang kota Riverfield, sebuah apartemen tinggi menjadi medan pertempuran antara hidup dan mati. Anna, mantan agen NIS yang ahli bela diri dan mahir menggunakan senapan, terjebak di gedung bersama Noa, seorang pemuda Jepang yang ahli menggunakan katana. Meski berbeda latar belakang, keduanya harus bersatu untuk bertahan dari ancaman yang semakin mendekat. Dalam perjalanan, mereka bertemu Silas, seorang mahasiswa kedokteran cerdas yang menyembunyikan trauma masa lalu, dan Luna, seorang penghuni apartemen muda dengan kecerdasan luar biasa yang mampu memecahkan situasi rumit. Empat orang ini, yang awalnya tidak saling percaya, harus mengesampingkan perbedaan mereka untuk menemukan jalan keluar dari neraka apartemen yang dipenuhi zombie. Namun, ancaman terbesar bukan hanya dari zombie yang terus berdatangan, tetapi juga dari konflik internal yang menguji kepercayaan di antara mereka. Di tengah keputusasaan, mereka menemukan bahwa bertahan hidup bukan hanya soal kekuatan, tetapi juga tentang strategi, pengorbanan, dan keberanian untuk percaya pada orang lain. Di tempat di mana setiap langkah bisa berarti hidup atau mati, mampukah mereka bekerja sama untuk melarikan diri, atau akan menjadi bagian dari kegelapan yang melahap gedung itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines