Aksara dan Deisha

Aksara dan Deisha

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 24, 2024
suara pesan masuk mengalihkan perhatianku saat sedang membantu mama membuat kue. "hai, ini benar nomornya Deisha? " saat itu aku mencoba mengingat-ingat apakah aku pernah memberikan nomor ke orang baru atau tidak dan perasaan sih nggak ada. "iya benar, ini nomornya siapa ya? dapat nomorku dari siapa?" tanyaku to the point. "maaf ya, tadi aku minta nomor kamu sama Kanisha. aku Aksara yang waktu itu kamu panggil di Cafe tirta. boleh nggak aku kenal kamu?" sontak aku kaget, dan tidak percaya Aksara yang Ruby ceritakan Fansnya itu?. aku tidak membalas pesan terakhir itu karena tidak tahu harus membalas apa. seingat ku dia orangnya cuek dan tampak tidak tertarik waktu itu aku meneriaki namanya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido