Santri Pejuang

Santri Pejuang

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 1, 2025
Kehidupan seorang penuntut ilmu di pesantren an-nahdiyyin, pesantren besar yang terletak di tengah kepadatan kota Makassar, seorang santri muda bernama muhtaz Ibrahim al-muq'tadir, seorang laki-laki berusia 16 tahun. Postur tubuh sedang, berkulit kuning langsat dan hidung yang sedikit mancung, adalah ciri-ciri fisiknya, dengan sarung yang lekat tak bisa di pisahkan dari diri muhtaz, peci yang sedikit di arahkan ke atas adalah kebiasaan nya. Baru saja masuk pesantren an-nahdiyyin beberapa hari yang lalu, dia jatuh hati dengan seorang santriwati bernama Jannah syauqiyah, antara menurut ilmu dan juga memperjuangkan asmara ala santri. Semangat nya meraup ilmu sebanyak-banyaknya serta mendapatkan perhatian dari pujaan hati merupakan usaha muhtaz.... Kehidupan nya di pesantren di warnai dengan persahabatan, surat menyurat, serta semangat menuntut ilmu dan perjuangan muhtaz mendapatkan hati Jannah.
All Rights Reserved
#40
kisahsantri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Humairoh
  • Diary Santriwati
  • first & last love(On going)
  • BeautifuLight
  • Syahiidah (Tamat)
  • SETENGAH HIJAB
  • PEMUDA MUSAFIR
  • Keenan Al Farizy

Abdurrahman ialah seorang pemuda yang gigih, cerdas, dan berakhlak mulia. Lahir dari keluarga yang amat sederhana. Menghabiskan sebagian besar perjalanan kisahnya di sebuah pondok pesantren yang amat bijak perangainya. Pada suatu ketika yang teramat rahasia kisahnya, mawar tiba-tiba saja tumbuh dalam hatinya. Hanya setangkai, namun sekebun sekalipun akan mabuk akan keharuman mawar itu. Mawar itu ialah sebagai rumah bagi satu nama santriwati. Gadis yang lembut, cerdas, berkepribadian tinggi, serta berakhlakul karimah. Perihal cinta, terkadang memang selalu seperti bayang-bayang. Dan begitu juga yang Abdurrahman rasakan dalam perjalanan hidupnya. "Oh, Laila. Inikah cinta. Tahukah kau. Aku sering tiba-tiba merasa hujan datang, meski malam terang benderang". Kisah ini akan tertuju pada satu nama utama yaitu Abdurrahman, tentang perjuangannya dalam mewujudkan segala cinta serta cita-citanya. . Terang terbit, dari sesungging senyum, yang meredam api, jadi tumpukan arang-arang. Selamat membaca, semoga berbahagia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines