IDIOSINKRASI CAKRAWANGSA

IDIOSINKRASI CAKRAWANGSA

  • WpView
    Reads 772
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 24, 2024
"Kebanyakan lebah tidak menyukai bunga yang cacat atau rusak dan akan memilih bunga yang lebih indah, Tapi anehnya masih ada lebah yang menyukai bunga Cacat itu." _Cakrawala Senabian Kanagara Cakrawala seorang remaja berusia 15 tahun,dalam kehidupannya dia slalu disalahkan dengan takdir-takdir yang slalu menimpa keluarganya termasuk saat kejadian kematian nenek tercintanya dirinya menjadi umpatan yang dilakukan kakak perempuan yaitu Lunara,dimana dirinya harus terpaksa menikahi dengan pria tua hanya untuk mencari uang demi memenuhi kebutuhan panti asuhan serta kedua adik kembarnya termasuk Cakrawala sendiri. Karena kedua orang tuanya harus pergi merantau ke luar negeri demi mencari nafkah untuk pengobatan cakrawala yang mengidap kardiomiopati sejak lahir. Beberapa kejadian membuat Cakrawala menyadari perkataan kakaknya,Cakrawala merasa iri karena adiknya selalu mendapatkan kasih sayang sepenuhnya dari keluarganya berbeda dengan Dirinya yang hanya dikekang untuk menjaga kesehatan. Ditengah hiruk-pikuk nya kehidupan cakrawala bertemu dengan gadis lugu yang benar-benar mengisi kekosongan hidupnya gadis bernama Joexellyn khaella gadis cantik itu slalu menemani hari-hari pemuda ini bahkan gadis inilah yang bisa membuatnya tersenyum kembali, seperti sebuah bunga dandelion yang bisa hidup ditengah-tengah rumput liar berduri namun bisa mekar dengan bunganya yang cantik, Joexellyn seperti obat luka yang datang singgah dihidupkan untuk merajut benang menutupi luka-luka. Namun, sebuah badai datang dan menghantam kehidupan mereka, memaksa salah satu dari mereka harus bertahan hidup untuk melanjutkan salah satu mimpi dari kedua remaja ini! Mereka harus memilih hubungan mereka ataukah impian yang harus diwujudkan demi mendiang sang nenek dan kembarannya yang telah meninggal dunia? Tapi, apakah orang yang selamat tersebut akan berhasil mewujudkan mimpi tersebut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • LUNAR VEIL: The Hidden Path
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • BULIR CINTA [END]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • My Beloved Revenge [END]

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines