Tukang Ngompol

Tukang Ngompol

  • WpView
    Reads 5,687
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 22, 2024
Cerita Rahasia Fadli Dan Yusuf Kalau Tidur Masih Mengenakan Popok Dan Berawal Yang Hanya Pakai Popok Fadli Karena Diagnosa Dokter Memiliki Inkontinensia Urine Dan Harus Mengenakan Popok Dan Setelah 3 Minggu Setelah Itu Fadli Diajak Yusuf Untuk Lari Sore Dan Yusuf Mengetahui Bahwasanya Fadli Memakai Popok Dan Setelah Sehari Besoknya Yusuf Numpang Wifi Untuk Kelas Online Dan Ditengah Tengah Kelas Online Yusuf Ingin Pipis Tapi Saat Itu Tidak Boleh Ada Yang Off Camera Lalu Fadli Melihat Pergerakan Yusuf Ingin Pipis Fadli Ngasih Popok Ke Yusuf Lalu Fadli Memakaikan Popok Ke Yusuf Dan Akhirnya Yusuf Merasa Lega Setelah Ngompol Di Popok Dan Lama Semakin Lama Yusuf Ketagihan Ingin Memakai Popok Lagi Karena Terakhir Kalinya Yusuf Mengompol Adalah Saat Kelas 5 - 6 SD Dan Setelah Yusuf Ketagihan Ingin Memakai Popok Setelah Kelas Online Selesai Yusuf Meminta Izin Ke Mama nya Untuk Minta Izin Memakai Popok lagi Lalu Mama nya Mengizinkan Yusuf Memakai Popok Dan Malamnya Yusuf Tiba Tiba Mengompol Dan Saat Itu Yusuf Kedepannya Harus Memakai Popok lagi Saat Tidur Malam Dan Setelah Beberapa Minggu Kedepan Yusuf Diajak Liburan Ke Desa Namun Kecemasan Dari Yusuf Ada Yusuf Takut Ketauan Sama Rafi Karena Masih Pakai Popok Dari Kecemasan Yusuf Akhirnya Terbongkar Dengan Rafi Kalau Yusuf Pas Tidur Masih Mengenakan Popok Dan Disitulah Yusuf Mulai Merasakan Malu Dan Setiap Tidur Yusuf Harus Menerima Nasib Dirinya Sendiri Bahwasanya Kalau Malam Saat Tidur Harus Pakai Pampers Dan Piyama Lucu Yang Sudah Dibelikan Oleh Mama nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Hidupku Bagaikan Sehelai Daun💌
  • About Fadlan
  • We Are Abu-Abu!!!
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Di Masa SMP Ku
  • Dinikahin ayah tiriku[21+]{Slow Update}

Satu Minggu sudah Reza tak nampak di sekolah . Setelah kejadian kemarin penyakit nya kambuh. "Kok Reza gak masuk2 ya? " tanya Nabila pada Ridwan ( kebetulan Reza dan Ridwan adalah sepupu) "Dia masih sakit karena kemarin itu " jawab ridwan " Oh ,memang separah itu ya?" tanya nya lagi " Entah bil ,gue juga kurang tau" jelas ridwan lagi nabila menggangguk " besok hari minggu kita ke rumah Reza yuk?" ajak nabila kepada teman2 nya " Oke, kumpul di rumah Gue ya " respon Arif karena memang rumah nya tidak jauh dari rumah Reza "Siap " jawab mereka kompak Bel pulang sekolah berbunyi murid2 berhamburan keluar karena mereka sudah di jemput orang tua masing2 "Eh ,gue tunggu di rumah ya ,bye" teriak Arif sembari bergegas keluar kelas "Siap bos" jawab yg lain nya kompak "Bil,gue pulang dulu ya ,dadah "kata murid 1 sambil melambaikan tangan nya di ikuti teman2 yg lain "Dadah " jawab nabila Iya, Nabila memang lebih memilih pulang terakhir karena yang pasti sekolah pun sudah sepi ,jadi tidak perlu berdesak2an Sekitar 15 menit,Nabila sudah sampai di rumah nya "Assalamualaikum" salam Nabila tidak ada jawaban karena memang rumah sepi saat siang hari . Nabila masuk rumah dan segera mengganti pakaian nya .bergegas pergi ke warung nenek nya di depan gang. Malam pun datang Nabila yg tengah duduk di teras rumah nya dengan beberapa buku bacaan ,tentu,karena nabila gemar membaca Tak lama Rizki datang "Lagi apa bil??" Sapa Rizki "Bisa kali salam dulu"jawab nabila ketus "Iya iya ,assalamualaikum nabila cantik,lagi apa?"goda rizki dengan sedikit tertawa "Rizki apaapaan si lo,waalaikumussalam,lagi baca2 aja,lo mau apa kesini ??tumben"kata nabila heran "Besok ke rumah arif gue ikut ya?sekalian mau jenguk Reza,please bil?rengek rizki "Iya iya ,besok jam 9:30 lo udah harus stand by di rumah gue"perjelas nabila "Oke tuan putri,besok gue tepat waktu kok,gue pulang dulu,assalamualaikum "kata rizki pergi meninggalkan nabila "Dasar aneh lu ki,waalaikumussalam"jawab nabila sembari memasuki rumah nya

More details
WpActionLinkContent Guidelines