YISO & YUZEL

YISO & YUZEL

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 25, 2024
Di ujung pintu ada satu anak lelaki yang tengah melihat seorang anak perempuan dengan rambut pendek yang menggunakan bandana pink terlihat sedang menangis, tidak tau apa penyebab anak tersebut menangis sendirian. Padahal semua anak di yayasan ini sedang berkumpul, merayakan acara bulanan yang rutin dilaksanakan. "Hei", teriak anak lelaki terebut. Tidak ada respon dari anak perempuan yang tengah menangis itu, dengan inisiatif anak lelaki itu berlari ke arah nya. Tepat di depan anak perempuan yang sedang menangis, anak lelaki tersebut berdiri. Menyodorkan sebuah permen lolipop, kemudian anak perempuan tersebut mendongak. "Nih buat kamu". "Buat aku?". "Iya lah, disini yang nangis cuma kamu. Ambil, jangan nangis dan segera bergabung dengan yang lain". Setelah mengucapkan kalimat itu, anak lelaki tersebut berbalik badan kemudian meninggalkan nya sendirian. Anak perempuan itu berdiri, kemudian ia berteriak "terimakasih, di lain waktu kita kenalan". Anak itu tersenyum tanpa membalikan badannya, semakin cepat langkahnya hingga tidak terlihat lagi. Anak perempuan yang sedang menangis tadi, berbalik arah menuju tempat acara. Sebelumya ia membersihkan sisa-sisa air mata yang masih ada di pipinya.
All Rights Reserved
#312
kisahkasihdisekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • The Mystery Of Nusa Bangsa School
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • After loving you [TAMAT]
  • TIREYA
  • LUKA BERAKHIR DUKA
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • Angkasa (Forget Me Not)
  • Love in Difference

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines