People Come and Go

People Come and Go

  • WpView
    LECTURAS 450
  • WpVote
    Votos 274
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadConcluida mar, mar 11, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Di dunia ini ada sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh ladang luas dan sungai jernih, tempat dimana seorang Risa hidup-ceria, penuh energi, dan selalu membawa tawa di mana pun ia berada. Berbeda dengannya, Ares, seorang pemuda yang lebih pendiam, lebih suka menikmati kesendiriannya. Mereka seperti langit dan bumi, bertolak belakang dalam segala hal. Namun, takdir mempertemukan mereka di bawah pohon sakura tua di dekat sungai. Risa, dengan segala keceriaannya, perlahan-lahan memasuki dunia Ares yang sepi dan penuh luka. Sementara Ares, meskipun awalnya enggan, Ares mulai terbiasa dengan keberadaan gadis itu-seseorang yang terus-menerus datang ke hidupnya tanpa diminta. Namun, hidup tak pernah berjalan seperti yang diinginkan. Seperti daun yang tertiup angin, orang-orang datang dan pergi. Ketika Ares akhirnya membuka hatinya, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa tak semua yang datang bisa tetap tinggal selamanya. ⚠ Stop Plagiarism and Don't Forget to Follow Before Reading. Thank you, all. [ 13+ ]
Todos los derechos reservados
#7
candaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Semu [Completed]
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • If we can together
  • Damira (END)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • ALONE
  • [END] Blind Rainbow

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido