People Come and Go

People Come and Go

  • WpView
    Reads 444
  • WpVote
    Votes 274
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 11, 2025
Di dunia ini ada sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh ladang luas dan sungai jernih, tempat dimana seorang Risa hidup-ceria, penuh energi, dan selalu membawa tawa di mana pun ia berada. Berbeda dengannya, Ares, seorang pemuda yang lebih pendiam, lebih suka menikmati kesendiriannya. Mereka seperti langit dan bumi, bertolak belakang dalam segala hal. Namun, takdir mempertemukan mereka di bawah pohon sakura tua di dekat sungai. Risa, dengan segala keceriaannya, perlahan-lahan memasuki dunia Ares yang sepi dan penuh luka. Sementara Ares, meskipun awalnya enggan, Ares mulai terbiasa dengan keberadaan gadis itu-seseorang yang terus-menerus datang ke hidupnya tanpa diminta. Namun, hidup tak pernah berjalan seperti yang diinginkan. Seperti daun yang tertiup angin, orang-orang datang dan pergi. Ketika Ares akhirnya membuka hatinya, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa tak semua yang datang bisa tetap tinggal selamanya. ⚠ Stop Plagiarism and Don't Forget to Follow Before Reading. Thank you, all. [ 13+ ]
All Rights Reserved
#266
seru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Let Me Love You Longer
  • ALONE
  • NAYLA  || Luka Berakhir Duka (End:Revisi📌)
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Upil Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Jari Kelingking
  • Jangan Datang Hujan (TERBIT)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines