SEDAYU

SEDAYU

  • WpView
    مقروء 1,155
  • WpVote
    صوت 172
  • WpPart
    فصول 10
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أربعاء, ينا ٢٩, ٢٠٢٥
Sedayu tak takut mati demi memperjuangkan Hindia Belanda. Sudah terlalu banyak darah berguguran di matanya, namun kala itu ia hanya diam sebab tak punya keberanian. Tapi tidak setelah kematian kedua orangtuanya berserta adik lelakinya, keluarganya diberondongi peluru satu persatu di hadapannya. "Rasakan! Pribumi-pribumi ini memang tak tau diri, cuih!" Tentara itu meludahi mayat ibu bapaknya dan lantas menendang keduanya untuk ditumpuk bersama mayat-mayat lain. Sedayu tak bisa melakukan apa-apa saat kedua tangannya ditahan. Ia semakin murka sebab hanya bisa menyaksikan perbuatan keji itu dari jauh. Tak tahan, perempuan itu akhirnya memberontak hingga tersungkur di hadapan mayat keluarganya. Ia merongrong tangis pilu, penjajah-penjajah itu memang tak punya hati. Mereka iblis berwujud manusia! "Siapa Sedayu setelah ini, Biyung? Sedayu tidak ada apa-apanya tanpa Biyung." Ia beralih pada mayat di sampingnya, "sampai hati Pak'e membawa Biyung dan Randu turut serta. Sedayu seorang diri selepas ini, yatim piatu tanpa sanak saudara." Sedayu menumpahkan tangisnya. Ia mencium jasad keluarganya satu persatu untuk terakhir kalinya. Amarah menyelimuti dirinya, menggenggam erat hatinya. Sedayu menaruh dendam atas kematian keluarganya. Ia berjanji akan membalaskan dendam ini. Dan jika saat itu tiba, Sedayu akan pastikan Hindia Belanda takkan dijajah lagi. ©sooeya, Juni 2024
جميع الحقوق محفوظة
#39
hindiabelanda
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • LANGIT MAJAPAHIT
  • DENNIES
  • MIRROR DEVIL
  • RadenRatih
  • ALZEA (TERBIT)
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Farabie

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى