Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Semua Tentang Laut [On Going]

Semua Tentang Laut [On Going]

  • WpView
    LECTURES 103
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Renjanu Lan Bratadikara, anak tengah kesayangan keluarga Bratadikara si pecinta laut. Renjanu suka semua tentang laut, hembusan angin yang menyambut kedatangannya, debur ombak yang menerjang bebatuan, semburat cahaya air laut yang di pantulkan oleh sang surya, pasir pantai yang berhamburan, dan matahari terbenamnya, memiliki makna tersendiri untuk Renjanu. Entah darimana ia menyukai semua itu, tetapi ada satu hal yang selalu di ingat, bahwa Kemala-nya lah alasan dari sekian banyak alasan itu. "KEMALAAA! KATA EJAN AI LOP YOU!!"
Tous Droits Réservés
#168
balikpapan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kosan Malapetaka
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Alice & Adrian
  • Caramel Macchiato [SELESAI]
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Because I'm Stupid (End)
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Senja
  • Deru Tresna Aruna

Malapetaka! Niat ngekos agar tidak capek-capek pulang pergi dari rumah malah berakhir seperti ini. Gimana nggak syok? Mendapati nama-nama mereka tertulis di sebuah kertas yang di temui Herzan di belakang kosan. Kalau cuma tulisan biasa sih nggak akan jadi masalah. Tapi ini bukan sekedar tulisan! "KITA HARUS CEPET-CEPET KELUAR DARI SINI! BAHAYA!" Marvel dkk tidak tahu harus apa selain membereskan barang-barang mereka dan pergi secepat kilat keluar dari kosan. Karena sumpah demi apapun ini taruhannya nyawa bukan panci gosong! "Tapi ini jam satu malem anjir! Yakin kita mau keluar sekarang? Kenapa nggak besok subuh aja?" "PEDULI SETAN! INI DEMI KESEJAHTERAAN KITA BERSAMA! LO NGGAK MAU BERAKHIR JADI KUNTILANAK KAN DISINI? MAKAKNYA AYO KELUAR SEKARANG!" Dari rumah berlantai dua yang penuh cerita cinta, cita, suka maupun duka lalu berakhir bencana.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu