Kembali Pulang

Kembali Pulang

  • WpView
    LETTURE 11
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, giu 26, 2024
WpInfo
SAGGISTICA
Tentang Nayakey yang selalu menyusuri dunia seluas ini dengan kaki dan pundak yang selalu jatuh berkeping-keping. Sosok perempuan tangguh yang mampu melakukan sesuatu untuk membantu banyak orang walaupun kebaikannya selalu di anggap remeh bahkan diacuhkan. " Keya selalu mengusahakan apapun untuk ayah selagi keya mampu. Keya mau menghabiskan masa muda Keya untuk membantu orang, " ucap Nayakey yang kerap dipanggil dengan sebutan Keya. Apakah di sela-sela dunia Nayakey menemukan masa putih abu yang menyenangkan? Apakah Nayakey mampu menerima takdir yang diberikan Tuhan untuk dirinya? Apakah ada seseorang yang dapat membantu Nayakey untuk menemukan garis finish? Singkatnya " Mencintai tidak harus memiliki, dan kerap saat sudah memiliki bukan berarti dia yang terbaik, " - Mungkin sosok itu datang hanya untuk menjadi pembelajaran bukan pelengkap -
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DANADYAKSA
  • RE-SILIENCE (END)
  • Arsyilazka
  • About SAMANTHA
  • ABOUT LIFE
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • Because I'm Stupid (End)
  • Constellations From The Room

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti