THE GOOD MAMA (On Going)

THE GOOD MAMA (On Going)

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2024
"atha, aku hamil. anak kamu, kamu mau kan tanggung jawab?" "tcih, palingan anaknya varo" "enggak tha, plis kamu tanggung jawab ya. aku gapunya siapa-siapa lagi." "gak! gugurin aja, lagian masa depan Lo udah hancur. gue mau gapai mimpi gue." orang pernah bilang, perempuan akan jadi mama. mau wanita, gadis, atau perempuan itu sendiri? tapi bagi Dira, gak semua perempuan harus jadi mama karena kesiapan setiap perempuan itu berbeda. Adira agrishafa asyrafi. hidupnya tak jauh dari kata lelah. dira tidak siap harus jadi ibu di usianya yang tergolong belia. dia masih ingin main, mengeksplor alam dan membuat kanvas kenangan. Adira menyesal telah mencintai Atha dengan begitu jatuhnya. nyatanya, atha adalah penawar luka sekaligus pemberi luka. "mama, Al selalu beldoa bial Tuhan kasih papa buat Al. tau gaci ma? al disekolah liat apan diantel papanya telus. kan Al pengin." kalimat alzefan selalu membuat buliran air yang mencuci mata Dira turun. Dira tidak kuat, Dira ingin pergi dari dunia ini. ini terlalu kejam.
All Rights Reserved
#101
mamamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Kisah Akala
  • 27 FEBRUARI
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • Memorable
  • STELLA (On Going)
  • LENATHAN (hiatus)

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines