JINGGANYA SENJA

JINGGANYA SENJA

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2024
Jingga gadis bar-bar namun manis memendam perasaan cintanya selama bertahun-tahun kepada teman masa kecilnya. Senja pemuda tampan panglima geng motor Henderson tpi sayang sifatnya yg rada random membuatnya di tinggalkan pacar tercinta yang sudah menjalin hubungan selama 3 tahun. Keduanya di pertemukan di saat yang agak berbeda, bekerja sama untuk saling mengambil hati sang pujaan hati masing-masing tapi berakhir saling mengerti dan nyaman satu sama lain. "Ngapain lo? hayoo ngintip orang lu yak." "Sembarangan lo kalo ngomong, gue gak ngintip ngeliat doang. " "Sama aja kali. " "Eh itu kan... " lanjutnya "Lo kenal sama dia? " "Dia mantan gue. " "Hah? " ---- Jingganya senja, jingga yang hanya milik senja dan senja hanya menginginkan jingga.
All Rights Reserved
#490
jingga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After J (Complete)
  • BAD GIRL ( END)
  • Bumi dan Antariksa || TERBIT
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Raden
  • search for the prince #AP project [Selesai]
  • Diary [COMPLETED]
  • Last Breath (Segera Terbit) [End]
  • AGASKAR [[ SUDAH TERBIT ]]
  • My Naughty Husband [End]

Note: mengandung kata kata kasar dan adegan yang cukup kasar juga. "Masih cantik juga Lo, tidur berapa tahun? Huh?" Tanyanya, lagi-lagi Jingga menghardik tangan cowok itu. Mata Jingga tertuju kebelakang tribun dimana masih ada Alfa yang tengah meninju seorang cowok berkacamata, Jingga tak kenal cowok berkacamata itu, mungkin dia berbuat masalah dengan dua iblis itu. "Gue ngomong sama elo! Liat gue!" Bentak Juna. Sontak, Jingga langsung menatap Juna dengan nafas yang mulai memburu. Lagi, Juna tersenyum miring lalu berdecak "Bangun!" Perintahnya sebari ia bangkit dari jongkoknya. Jingga meremas pinggiran roknya takut tanpa mau menuruti perintah Juna, membuat cowok tuh bertambah marah "Bangun anjing!" Bentak Juna. Gadis mungil itu perlahan bangkit, belum tegak ia berdiri sebuah tangan milik Juna mencekik lehernya membuat oksigen yang masuk maupun akan keluar begitu sesak. Jingga memukul-mukul lengan Juna dengan kedua tangannya "Kak, le-pa-sin" ucap Jingga susah payah. Bukannya melepaskan, Juna malah mengunakan kedua tangannya untuk mencekik leher Jingga membuat gadis itu bertambah lemas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines