[END] Nikmati Selagi Hangat

[END] Nikmati Selagi Hangat

  • WpView
    Reads 15,297
  • WpVote
    Votes 2,263
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 9, 2024
Feline dan Mada hanya senior dan junior di kampus. Tidak lebih, tidak kurang. Namun, itu sebelum Yangkung-nya Mada merindu wedang secang spesial Warung Wedang Sri. Padahal permintaan Yangkung sederhana: secangkir wedang secang, persis buatan Sri. Yang jadi masalah, Sri sudah meninggal dan Feline hanya mewarisi fisik Mbahti-nya. Kenapa permintaan sesimpel itu berujung pada terbukanya kotak pandora yang sama sekali tak Feline duga? Bisakah Feline menyajikan wedang secang seperti milik Sri, yang dapat dinikmati selagi hangat? - ia2024.
All Rights Reserved
#198
warm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [√] Surat Takdir Dari Tuhan
  • Setengah Waras, Sepenuh Sayang | TXT
  • Bukan Sekedar Kagum
  • Love story(complete)√
  • Rumah Penuh Cerita
  • Menjemput Tulang Rusuk
  • Kale & Kila
  • Ci[n]ta Rasa
  • Dua Dimensi (97 Line)
  • Back Then, I Was Just A Child!

[END] Setelah merasa bebas karena berhenti mondok dan melanjutkan pendidikan di bangku MA, Azlan pikir hidupnya akan seperti cerita-cerita kebanyakan, mewah dan tak tertekan. Tetapi justru, semakin tersiksa saja! Tentang saudara yang mampu membuat istighfar setiap waktu, tentang sepupu yang sialannya mampu membuat jantung menggebu-gebu, tentang pelajaran sekolah yang membuat otaknya buntu, -dan tentang seseorang yang datang dan mengaku sebagai masa lalu. Azlan di beratkan oleh dua pilihan, memperjuangkan cinta masa kini, atau menepati janji kecil di masa lalu. "Sulit, ya Allah... mau mati aja, tapi pahala ku dikit. Hhe" -Atharauf Azlan Nuzula. Ini juga tentang Afnan, saudara Azlan. Sama-sama memilih berhenti mondok karena sudah merasa pintar, canda! Berhenti mondok karena tak tahan dengan aturan dan tekanan di penjara suci itu, yang mengharuskan selalu menyetor hafalan paling tidak satu halaman. jujur saja, otak Afnan tidak kesampaian. Kemudian, ia mendapat ujian. Mengagumi sekaligus mencintai gadis satu angkatan yang tak pernah meliriknya sedikitpun. Gadis yang sholehah dengan ketaatannya. Afnan bertekad, untuk berubah menjadi lebih baik dan kelak menjadi iman yang baik. "Pakai cadar 'kan buat nutup kecantikan, yaa? Nadhif mah malah tambah cantik padahal yang keliatan matanya doang, kok bisa?!" -Atharauf Afnan Isrul. ______________________ Publish: 17 September, 2023 Finish: 2 Januari 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines