Story cover for TREE'S by rhzoefana
TREE'S
  • WpView
    MGA BUMASA 62
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 5
  • WpView
    MGA BUMASA 62
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 5
Ongoing, Unang na-publish Jun 26, 2024
Mereka hanya ingin tumbuh seperti pohon, menari ditengah desau angin, bukankah itu menyenangkan?
berlenggok diderasnya rintik hujan, mengembun dengan penuh keanggunan, lantas bersantai dibawah guyuran sinar mentari.
indah sekali....
Namun, mereka lupa.
 bahwa pohon tak akan pernah meninggalkan rumahnya.

ini menceritakan tentang kisah tujuh gadis yang berusaha bertahan ditengah kehidupan pelik mereka,
saling menguatkan dengan tawa dan canda.
berusaha tumbuh menjadi sosok dewasa.
Cendana yang kalem.
Akasia si periang.
maple dengan kedinginannya.
cempaka dan perintahnya,
mahogany pembawa tawa,
tea paling agamis,
juga, cinnamon yang penuh misteri,

sayangnya, keegoisan dan keserakahan mulai bermunculan.
manusia yang tamak pun memunculkan taringnya.
satu persatu dari mereka menghilang tanpa jejak. 
mereka yang tersisa harus mencari.
permainan dunia dimulai......
All Rights Reserved
Sign up to add TREE'S to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
[LS1] RAINEESME (Completed) ni LStories_
48 parte Kumpleto
Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] ni tiaxyl
28 parte Ongoing Mature
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Serasah; Chanmin [ON GOING] ni nyonyahwangsama
25 parte Ongoing
BUKAN LAPAK BxB! *** (Kata "serasah" berasal dari bahasa Indonesia dan sering digunakan dalam konteks ekologi atau biologi tanah. Secara harfiah, serasah adalah: Tumpukan daun-daun kering, ranting, atau bagian tumbuhan lain yang gugur dan menutupi permukaan tanah di lantai hutan) *** Di balik lebatnya hutan terakhir yang belum tersentuh, manusia datang-bukan untuk berdoa atau berdamai, tapi untuk menyedot apa yang tersisa dari bumi yang nyaris sekarat. Regu Alpha dan Delta, dua dari sekian banyak regu elite yang dikirim, datang dengan semangat teknologi, logistik, dan... kelakuan absurd khas anak lapangan. Mereka bukan tanpa nyali. Tapi yang mereka temui bukan sekadar pohon-pohon tua atau tanah lembab berlumut. Mereka bertemu dua anak-satu berwujud nyata, satu lainnya seperti bayangan yang enggan beranjak pergi. Entah siapa mereka. Entah dari mana. Tapi sejak kemunculan mereka, satu regu penuh ditemukan dalam keadaan mati... dengan tubuh lengkap, tapi jiwa seolah dilucuti. Hutan mulai berbisik. Kabel menjuntai dari atas pohon ke entah apa. Mata menyala dalam kabut. Akar mencengkeram tanah seperti urat nadi makhluk yang terbangun. Regu-regu mulai retak. Bukan hanya karena misteri yang membelit, tapi juga karena tawa, panik, dan pertanyaan yang tak ada jawabannya. "Apakah mereka penjaga hutan, atau hutan itu sendiri?" *** Proyek bersama milik Mas & Nyonya Hwang-sama Tertanda, 28425 *** Yang plagiat, sampai jumpa di akhirat! -Mas Tampan Hwang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 8
[LS1] RAINEESME (Completed) cover
River Flows In U √ cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ] cover
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
Serasah; Chanmin [ON GOING] cover
KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan) cover
Angel To Raya (END) cover

[LS1] RAINEESME (Completed)

48 parte Kumpleto

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-