BLIND
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 27, 2024
Mantox mahluk dari planet Mars dengan senyum sumringah. Cool dan super sabar. Hidupnya seperti tidak ada masalah. Jarang tergesa-gesa. Pokoknya santai bangetlah dimata Noora. Motto hidup Mantox sepertinya : Kalau bisa nanti kenapa harus sekarang ? " Wew ! ", kata Noora. Noora adalah mahluk dari planet Venus dengan energi tak ada matinya seperti batre Alkalin. Perempuan yang sudah sangat terbiasa mengurus dirinya sendiri dan merasa tidak perlu menggantungkan hidupnya pada siapapun. Kalau sudah ada mau, ya harus dikerjakan dan sekarang. Seperti tak ada lagi waktu nanti. Motto hidup Noora sepertinya terbalik : Kalau bisa sekarang kenapa harus nanti ?. " Bah ! ", kata Mantox. Ah, dua mahluk dari planet berbeda ini mustahil cocok !
All Rights Reserved
#182
blind
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] My First Love Lived Next Door
  • My Husband is Antagonist Novel [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • AGATSA ( Cinta Si Gadis Bar-Bar)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • hay mantan !!
  • Fall in love with Ghost
  • Hewan Purba

(내 첫사랑은 옆집에 살았어) ••• 5 tahun sudah berlalu, 5 tahun juga mereka berpisah. Hubungan yang awalnya begitu hangat hanya terasa biasa-biasa saja walau jarak terbentang jauh bak lebarnya lautan. Namun syukurnya, komunikasi mereka tetap berjalan. Hingga tiba saatnya dimana sebuah pertemuan itu kembali terjadi. Bukan sebuah kebetulan baginya-Ziro sebuah kebetulan baginya - Nay. "Kamu tahu tidak Nay, kalau..., Kak Ziro balik ke sini." kata Dita yang juga kenal siapa Ziro bagi Nay. "Ah kamu bohong. Jarak kota Jogja sama jakarta tuh lumayan loh ya. Gak mungkin loh." kata Nay yang sebenarnya berharap itu semua terjadi. "Yeh, masa gak percaya sih. Aku serius loh ini, memangnya kamu tidak liat statusnya gitu atau sosial medianya lah gitu. Dia update kok," kesal Dita karena tidak di percaya oleh Nay. "Tanya Fiqri aja deh nanti beneran gak." kata Nay berlalu begitu saja. Jauh dalam hatinya dia berharap hal itu benar-benar terjadi. Benar-benar nyata apa adanya bukan sekedar mimpi atau halusinasi semata saja. Dengan berat nya menghela nafasnya dan berjalan meninggalkan Dita di belakang yang memilih berjalan santai di tengah teriknya matahari siang ini. 'Kalau kamu beneran kembali lagi kak gimana caranya aku menahan rasa yang aku simpan selama ini?' Batin Nay berjalan sambil melamun. "EH NAY AWAS." kata seorang pria dari kejauhan yang berlari menahan kening Nay yang hampir saja menabrak tiang lampu. "Kamu kenapa sih? melamun siang-siang begini? Tuh di depan ada tiang listri main jalan aja lagi," kata Nanda dengan cepat dengan wajah bertanya-tanya. Namun, wanita itu tidaklah menjawab apa pun hanya melambaikan tangan yang entah maksudnya apa. Berlalu begitu saja membuat Nanda kebingungan dan beralih menatap sang teman dari Nay-Dita. "Jangan tanya aku ko aku juga bingung." kata Dita yang sama saja pergi begitu saja. 🚪Start : 22 Mei 2025, Kamis 🚪Finish :

More details
WpActionLinkContent Guidelines