Bukan Pengganti Kakak

Bukan Pengganti Kakak

  • WpView
    Reads 1,630
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 31, 2024
"Mari kita menikah" "HAH?" "Arsy ini rumah sakit" bagaimana tidak teriak, ia terkejud dengan ucapan itu, meski dia mengucapkan dengan nada dinginnya tapi kalimat yang dilontarkan Arka cukup membuat Arsy terkejut "Kakak becanda deh" "Saya serius" "Kenapa tiba tiba kakak ingin mewujudkan keinginan terakhir kak Yesy?" "Banyak alasan yang membuat saya menerima itu, saat kita sama sama terbangun karena memimpikan Yesy, saya memutuskan untuk sholat tahajud pikiran saya sangat kalut, setelah saya selesai berdoa saya mendengar suara itu suara yang sama seperti yang ada dimimpi saya, sejak hari itu saya bertekad meyakinkan diri kalau saya akan mewujudkan keinginan terakhir Yesy, dan hari ini sikap kamu membuat diri saya yakin untuk menjadikan kamu istri dan ibu untuk Dev" "Aku masih belum yakin untuk menikah dengan kakak" Tak pernah sekalipun Arsy bayangkan, seorang Arka Zaydan Hardiasyah yang seharusnya menjadi kakak iparnya justru akan menjadi suaminya. Sikap Arka yang dulu hangat pada kakak dan keluarganya kini berubah sangat dingin pada Arsy. Lalu bagaiaman pula dengan pacar Arsy jika mengetahui hal ini? Apa yang akan Arsy katakan nantinya.. Cover by.Pinterest
All Rights Reserved
#215
papamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 27 FEBRUARI
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Married With Senior (Selesai)
  • ARKASYA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Istri Kedua
  • DANADYAKSA
  • Way To You (END)
  • ZiAron [END]
  • DIVIDED LOVE

* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN

More details
WpActionLinkContent Guidelines