We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A Girl Who Loves Red Things

A Girl Who Loves Red Things

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Murder
Noir
Historical
Lilith sangat menyukai warna merah. Lilith merasa bahwa warna merah merupakan bagian dari dirinya sendiri. Gaun merah favoritnya selalu membuatnya tampak memukau. Pita merah, sepatu merah, bunga mawar, semua hal yang berwarna merah tampak indah dimatanya. Kucing hitam kesayangan Lilith mungkin satu-satunya pengecualian. Pada hari di mana Lilith menemukan kucing kesayangannya itu mati tersungkur di tengah jalan, Lilith terpukau. Warna merah yang mengalir di sekitar tubuh kucingnya adalah warna merah tercantik yang pernah dilihatnya. Mungkin dari situlah obsesi Lilith terhadap warna merah muncul. Atau mungkin jauh sebelum itu? ©paekukiess | 2O26
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • Bound to Him
  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines