SOFT CHASE

SOFT CHASE

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 7 hours ago
Keira Alesha Maheswari yakin ada satu hal yang nggak akan pernah berubah selama hidupnya di SMA: dia dan Abian Dirgantara bakal terus saling benci. Abian itu nyebelin, tukang cari ribut, dan hobi banget bikin hidup Keira berantakan. Sementara buat Abian, Keira adalah cewek paling keras kepala yang selalu berhasil mancing emosinya setiap hari. Mereka bertengkar soal apa aja. Ranking. Organisasi. Basket. Bahkan hal receh sekalipun bisa jadi perang dunia. Sampai suatu hari, semuanya berubah gara-gara satu kalimat absurd dari Abian- "Lo. Jadi. Pacar. Gue." Keira pikir cowok itu cuma bercanda. Sayangnya, Abian nggak pernah seserius ini sebelumnya. Di balik hubungan penuh ribut, saling sindir, dan adu ego, perlahan muncul sesuatu yang nggak pernah mereka duga: rasa nyaman. Tapi jatuh cinta sama musuh sendiri ternyata jauh lebih rumit daripada yang dibayangin. Karena terkadang, orang yang paling sering bikin lo marah... justru jadi orang yang paling susah lo lupain.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines