"Ar, kamu tau ga sih, katanya kalau suka sama orang yang gasuka sama kita tuh bakalan menarik!!!" Ucapan Haura itu sontak membuat Arka menoleh kaget, namun Arka masih mendengarkan lagi ucapan Haura
"Terus kalau ada yang suka sama kita, dan kita gasuka sama dia, itu bakalan ngebosenin!!" Sambung Haura membuat Arka tertawa remeh. Sialan jadi Haura lebih menyukai orang yang tak suka padanya?
"Itu bego namanya,Haura, kalau orang yang kita suka, terus dia ga suka sama kita,itu bukan menarik, tapi sakit hati" Arka menanggapi ucapan Haura itu dengan tekanan dan nada yang serius, padahal Haura hanya membaca kalimat yang lewat di beranda sosial media miliknya
" Tapi kalau di pikir pikir, iya tau!!! Lebih menarik kalo kita berjuang buat orang yang gasuka sama kita," ucap Haura tiba tiba menjadi serius, Arka yang tak mau kalah pun menanggapi ucapan Haura lagi.
" Gue buktiin, kalo orang yang lo suka, sama orang yang suka sama lo, itu bakalan menang orang yang suka sama lo, lo suka Fatir kan? Gue suka sama lo, Hau" ucap Arka penuh dengan keyakinan, Haura yang mendengar itu membulatkan bola matanya.
" Gue buktiin kalo orang yang suka sama lo, itu lebih baik dari orang yang lo suka, dari sini aja harusnya lo udah tau kalo yang bakal menang gue!"
[FOLLOW SEBELUM BACA]
Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki.
Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu.
"Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya.
"Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya.
Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya.
⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️
[YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]