BERPIKIRAN TERBUKA

BERPIKIRAN TERBUKA

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jun 28, 2024
Berpikir terlalu jauh bukanlah sebuah kesalahan. Tidak sedikit orang yang menjadikan hal tersebut sebagai antisipasi dari kekecewaan yang akan disodorkan dunia padanya. Sama halnya denganku, aku terlalu memikirkan hal-hal yang sulit untuk ku kendalikan. Aku takut semua angan-angan yang telah aku bangun hanya menjadi tulisan pudar yang bersarang di buku diaryku. Hingga tiba di mana sesuatu yang bertentangan muncul di kepalaku, kutuliskan dalam sebuah cerita panjang, dimana berisikan tentang aku yang ingin menentang keadaan "berpikiran terlalu" jauh tersebut, aku ingin menentang pikiranku sendiri. Sangat tidak masuk akal, harapku hanya menyelesaikan tulisan ku ini dengan baik, menyampaikan semuanya melalui tulisan yang takkan lebih baik saat kuceritakan secara langsung. Hingga mungkin salah seorang yang membacanya akan mengangguk dan mengatakan "sepertinya saya setuju dengan apa yang dia tuliskan," kemudian pada akhirnya aku dan seseorang ini akan saling memahami bahwasanya waktu takkan bisa diputar kembali, waktu yang menyenangkan takkan memeluk kita lagi saat di abaikan, dan terlalu dini untuk memikirkan hal-hal yang tak mampu kira kendalikan. Intinya, aku ingin membuat orang-orang paham tentang kita yang tidak harus berpikir terlalu jauh, tidak ada yeng menuntut itu. Mulailah untuk memikirkan diri sendiri dan kebahagiaan nya telebih dahulu. "PIKIRKAN SAJA SESUATU UNTUK HARI ESOK, NIKMATI HARI INI, DAN MANFAATKAN WAKTUMU SEBAIK-BAIK MUNGKIN"
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Deepest Thought
  • Menulis untuk Diri Sendiri
  • THE UNYIELDING  [END]
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Self Injury's(complete)✔
  • CATATAN HARIANKU
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾

Tidak mudah membagi sisi terdalam dan terkotor sebuah pikiran. Tak ada yang mengerti seberapa menyebalkannya memendam semua pelik sendirian. Mudah untuk mengatakan: Kendalikan pikiranmu! Jangan biarkan pikiran mengendalikanmu. Tapi realitanya? Banyak orang tak memahami mekanisme otak dalam memproses jutaan stressor menjadi sebuah cacat pikiran. Lihat sekelilingmu, seberapa banyak orang mati karena terjebak dalam kepalanya sendiri? Jangan pernah berpikir menjadi salah satunya. Dan bagi penulis seperti kami, memuntahkan separuh pikiran ke dalam cerita adalah sebuah katarsis. Coba lihat, dan selami kepala kami lewat tulisan-tulisan ini. Dengarkan, dan rasakan!

More details
WpActionLinkContent Guidelines