5 Bukit Kematian (Revisi)

5 Bukit Kematian (Revisi)

  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 268
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 25, 2025
Kematian tidak menunggu isyarat. Ia datang saat kita lengah, saat tawa masih hangat dan harapan belum sempat selesai. Yang tertinggal bukan hanya tubuh, tapi janji rahasia dan luka yang belum sembuh. Tidak ada yang benar-benar siap menghadapi batas. Bukan tubuh yang menggigil di ambang napas terakhir, bukan pula jiwa yang menjerit di tengah sunyi nya ruangan. Yang menakutkan dari kematian bukan akhir itu sendiri, melainkan segala yang membuat kematian itu menghampiri. Mereka pernah mengira hidup hanya tentang melangkah ke depan. Ternyata, hidup juga tentang memilih arah. Saat setiap langkah bisa membawa maut. Ada hari-hari ketika cinta tak lagi jadi pelipur, melainkan ujian yang mencabik tenang yang menyayat perlahan tanpa suara. Karena sejak saat itu. Hidup bukan lagi soal bahagia tapi soal hidup lebih lama, bersama-sama. Start: 28 Juni 2023 End: - -Don't plagiarize my work🚫🚫 -Murni dari kepala author. -Voment and follow kalo mau baca.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • [ END ] Broken Shadow
  • Disguise Of A Girl Into A Boy
  • You're The Last ~ [END]
  • BATAS KEMATIAN
  • Angel (A Tale of Darkness)
  • Happy Ending
  • MISS RAH(A)SIA
  • Blunder #0 [BELUM REVISI]

Malam itu seorang gadis bertelanjang kaki berlari. Ia tak peduli akan kerikil yang menggores kakinya, dengan ketakutan berusaha menjauh sekuat tenaga. "HAHAHA". Tak jauh dari gadis itu terdengar tawa menggelegar disertai langkah kaki berat. Brak!!! Gadis itu terjatuh, tersandung entah oleh apa. Dia bergegas bangkit dan melanjutkan larinya, namun sakit di kakinya sudah tak tertahankan, dia sudah tak kuat lagi. Berkali-kali terjatuh disertai sesak dan ketakutan, membuatnya lelah hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Tepat sebelum tubuhnya menghantam permukaan tanah -sepasang tangan menangkapnya- gadis itu jatuh ke pelukan seseorang. "Senja... Kamu pikir kegelapan malam bisa menyembunyikanmu dariku?" Bisiknya di telinga gadis itu. ⚠️Terdapat adegan kekerasan⚠️ ⚠️Dilarang copy/plagiat/terinspirasi!!!⚠️ Kalau kalian suka ceritanya jangan lupa follow ya. Makasih(⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠-⁠☆

More details
WpActionLinkContent Guidelines