[][]CHROAS[][]

[][]CHROAS[][]

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2026
"Sialan, Kupikir aku berhasil lolos dari kematian. Tapi jika aku muncul di tengah2 Padang salju sama saja seperti 'keluar dari lubang buaya masuk ke mulut harimau" Alkisah, seorang Assasin yang menargetkan kepala keluarga Shadow Economy. Dia Hampir mati saat dikejar oleh Organisasi yg dibentuk oleh para Penguasa Shadow Economy. Organisasi 'The Hunt' yg berspesialis benar2 untuk menargetkan Assassin ini. tapi entah apa yang terjadi tiba2 dirinya berpindah ke suatu Padang salju dengan luka tembakan yg hampir mengenai jantungnya. Bisakah ia bertahan kali ini?ditengah hamparan salju yang sangat luas?sebagai salah satu Assasin tingkat atas yg bekerja secara Individual? Atau mungkin bisa disebut 'Solo Assassin' []AUTHOR NOTES: Ini karya ori dariku, cuma terinsipirasi dari banyak hal,entah game,manga,novel,atau apapun itu. Jadi mohon dimaklumi jika ada kesamaan kata maupun nama, atau apapun itulah di story ini. Sekian, Terima Gaji[]
All Rights Reserved
#83
myoc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • arrange again
  • AFTER DIE: Deep to BoboiBoy's World [END]
  • Out Of Character [Yizhan]
  • [BL]Setelah Kelahiran Kembali, Saya Kembali ke Wilayah Miao untuk Mewarisi
  • anicraft fanfiction: bintang sang pembawa cahaya (anicraft Huda AU)
  • [S2] Synthetic Soul: The Last Origin
  • Teman Masa Kecil-ku Yang Misterius
  • Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG)
  • The World We Never Know [Indo Ver.] (Forced End)

"aslan!!! Aslan!!!" 'Sungguh berisik tidak bisakah dunia menjadi lebih tenang? Aku baru ditikam beberapa saat lalu, dan sekarang mengapa disini menjadi begitu bising? Apakah alam baka menjadi pasar malam sekarang?!' batin ash. Mengerjapkan mata yang disambut dengan silaunya terik matahari, ash mengernyit merasa ada yang janggal "yokatta kau baik baik saja, sungguh aku khawatir kau jatuh dari pohon dan tak sadarkan diri, kupikir kau mati" ujar seseorang bersurai kuning dengan mata sewarna langit "hidup? Jatuh dari pohon? Kau siapa? Ini dimana?" tanya ash tak mengerti "apakah kau mengalami cedera dikepala mu? Aku saudaramu!!! Kita dihutan!! Ingat! Kita sedang berlatih tadi" ujar lelaki itu sambil mengecek bagian kepalanya 'apakah aku hidup lagi? Benarkah?' batin ash

More details
WpActionLinkContent Guidelines