Dialog dini hari

Dialog dini hari

  • WpView
    GELESEN 108
  • WpVote
    Stimmen 79
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Juli 8, 2024
Titin selalu bangun tepat waktu dan tidur sesuai dengan jam tidur yang sudah ditentukan oleh orang tuanya. Tetapi semenjak dia nekat mengikuti lomba menulis untuk mendapatkan uang lima puluh juta, jam tidur Titin mendadak kacau, bukan hanya jam tidurnya juga yang kacau, hidupnya pun ikut kacau! lalu apa yang harus Titin lakukan untuk mengembalikan jam tidurnya seperti semula? sementara malam hari adalah waktu yang enak untuk menulis karena ide yang lagi lancar-lancarnya?
Alle Rechte vorbehalten
#797
metropop
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • [END] Blind Rainbow
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Deksa 's Diary
  • Senorita in Trouble
  • When She Meets The Bad Boy [COMPLETED]
  • Sudut pandang (felisha)
  • Arrogant vs Crazy

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien