Happy Family? [Slow Update]

Happy Family? [Slow Update]

  • WpView
    Membaca 23
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 18, 2024
WpInfo
Fiksi Penggemar
BTS
[Jangan lupa untuk follow agar tidak tertinggal informasi dari cerita] Bagaimana menjadi seseorang yang terlahir tanpa sebuah harapan? "Tidak tau, aku tidak tau apa yang aku rasakan saat terlahir dan besar tanpa sebuah harapan. Tapi aku pernah kecewa dan merasakan sakit hati yang begitu luar biasa saat seseorang mengatakan bahwa aku adalah sebuah kesalahan karena aku lahir dan merusak kebahagiaan keluarganya." Bertahanlah, siapa tau keajaiban akan terjadi dan itu bisa mengubah hidupmu. "Ya, aku harap begitu. Tapi sepertinya itu akan terjadi jika aku sudah tidak ada lagi, seperti apa yang diharapkan olehnya." 'Bukan, kamu bukan sebuah kesalahan.' [Tetap vote and comment walaupun cerita ini sudah menjadi cerita lama]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#218
kth
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Full Of Scratches
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • ALEYA~~
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Luka Yang Tak kunjung Membaik
  • Lima Menit yang Hilang dari Radio
  • Fighting!
  • Salah Target [Unpublish]
  • attention | 00 line
  • Di Balik Nama Zella

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan