F-Cup

F-Cup

  • WpView
    Reads 6,079
  • WpVote
    Votes 447
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 1, 2024
Wajar ketika seorang wanita memiliki keinginan memiliki tubuh ideal nyaris sempurna. Kurus, tinggi langsing -kutilang. Berpinggang sempit, lekuk pinggul menggoda bagai gitar Spanyol. Juga proporsi pantat montok yang padat. Satu lagi, jangan lupakan bentuk dada bulat menonjol sebagai aset penting untuk mendongkrak daya tarik lawan jenis. Tapi tidak dengan Hyuuga Hinata. Hinata tidak memiliki kepercayaan diri dengan ukuran buah dadanya. Ini sebuah kutukan. F-cup Ukuran yang semakin membuatnya tak mau menjalin hubungan dengan pria. . . "Tidak merasa sakit saat aku menyentuhnya?" Dari kanan ke kiri, Naruto mencermatinya satu per satu, juga ekspresi yang ditampilkan Hinata. Barangkali pasiennya ini menampilkan rasa sakit jika dia menekan di salah satu bagian. Naruto harus memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan milik perempuan ini. Hinata berpikir beberapa saat. Dia tidak merasa sakit sama sekali, justru dia merasa, "E-enak." Gaps! Hinata menutup mulutnya cepat-cepat. Matanya sudah berair, ia malu. Sangat malu sampai punya keinginan loncat dari jendela saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Exist in Your Heart
  • Extremely Loving You
  • Love Isn't Simple ✔
  • The Deepest of Love (NaruHina) - END
  • Unlimited Heart
  • [END] ✅ Oh, My Princess
  • [SasuHina]✔
  • Mirai no Yakusoku (Janji Masa Depan)

"Tolong batalkan pernikahan kita." Pinta pria itu tanpa memikirkan perasaanku. Apakah dia sadar bahwa harga diriku benar-benar terluka mendengar hal itu? Aku merasa perjuanganku selama dua tahun ini tak ayal dan tak bukan hanyalah sebagai batu loncatannya semata. Kata mereka, Hinata itu hanyalah gadis polos─bodoh sih lebih tepatnya. Sudah disakiti oleh kekasih hati berkali-kali tetapi masih saja sanggup berdiri dengan mental kuat yang tak pernah mati. Ya, itu benar. Karena setelah perpisahan menyakitkan antaraku dengan Naruto, aku tetap memaafkannya. Meskipun dengan hati yang terluka aku masih memohon pada Tuhan agar pria itu diberikan kebahagian seumur hidupnya. Kebahagiaan dengan wanita yang lainnya. © Naruto hanya milik Kishimoto Masashi

More details
WpActionLinkContent Guidelines