Call It Fate, Call It Karma

Call It Fate, Call It Karma

  • WpView
    LECTURAS 58,540
  • WpVote
    Votos 2,020
  • WpPart
    Partes 26
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ene 14, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Georgia Clark jatuh cinta dengan kakak laki-laki sahabatnya sendiri yang lebih tua 6 tahun darinya. Selama 5 tahun Georgia mengabiskan waktunya untuk mengejar dan mencoba membuat Jonathan menyukainya. namun hasilnya sia-sia, Jonathan yang sudah mempunyai pacar selalu saja menolak dan mengabaikan perasaan Georgia. Sampai suatu malam semuanya berubah. Georgia yang sakit hati memutuskan untuk berhenti mengejar-ngejar Jonathan dan memutuskan untuk menyerah. Tapi mengapa disaat Georgia memutuskan untuk menyerah Jonathan malah terlihat aneh?. Mungkin itu adalah takdir, atau mungkin itu adalah sebuah karma. So we can Call It Fate, Call It Karma.
Todos los derechos reservados
#752
onesidelove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DANADYAKSA
  • Backstreet
  • Arsyilazka
  • Real Affection (COMPLETED)
  • Caliorate: The Wilted Gardenia
  • Lantas (END)
  • Markxelio
  • PRAMA-ku
  • Be My Lover [END]
  • Misunderstand

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido