Sepotong Kecil Surga

Sepotong Kecil Surga

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 29, 2024
"Sayang, penampilanmu bisa membunuh," ujar ku tak terima melihatnya memakai gaun merah, mungkin kalian berfikir apa yang salah dengan gaun berwarna merah? Bung, dia terlihat begitu seksi dengan gaun itu. Di hadapan cermin yang memantulkan tubuhnya, dari ujung kepala ke ujung kaki, dia meneliti setiap inci tubuh dan wajahnya, dia tidak menemukan kesalahan pada penampilannya. "Apa yang salah?" tanyanya dengan kerutan kecil. Aku terkekeh. Berjalan menghampiri tubuhnya di hadapan cermin, jemariku membelai pinggulnya. "Tidak ada yang salah, sayang," aku ku. "Cantik dan ... seksi." __________________________________________________. Original story made by me, and inspired by the song "A Little Death - The Neighborhood" -Min, 30 Jun 2024.
All Rights Reserved
#17
ceritasingkat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepotong Donat Gula Dari Jodi
  • HERLINA [END]
  • Give | GxB [TAMAT]
  • Eihoutst (End Without Starting)
  • ABOUT : Antara Cinta Dan Persahabatan [TAMAT]
  • I AM A REAL SHERRIN [END]
  • RIDOLFINA
  • hindered love || TNF-RIONCAINE || [CERPEN] SEASON 1 TAMAT
  • PLUVIOPHILE || The Reason I Like Rain? [ON GOING]

Di balik kata lembut dan aroma menggoda, tersembunyi racun yang merayap pelan tak terlihat, namun mematikan. Begitulah Jodi Adinata bermain. Dengan senyum selembut sutra dan kata-kata yang meninabobokan, ia menjerat Mahesa Reza ke dalam dunia yang tampak seperti cinta tapi berdenyut dengan obsesi. Mahesa Reza tak tahu bahwa setiap pelukan adalah perangkap, setiap rayuan adalah langkah menuju kehancuran. Sementara Yazid, yang dulu ada di samping Reza perlahan disingkirkan, dibungkam oleh bayangan Jodi. Ini bukan sekadar kisah cinta. Ini tentang manipulasi yang dibalut kelembutan. Tentang kerusakan yang wangi seperti madu, dan menjelma menjadi candu yang membusuk dalam diam. Berani mencicipi? Tak banyak yang akan aku ceritakan di sini. Sisanya, biarkan imajinasimu yang berbicara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines